Tekape.co

Jendela Informasi Kita

Mega Buana Award 2026, Putra Asal Suli Terima Beasiswa Tahfidz Qur’an untuk Kuliah Kedokteran di UMB Palopo

Penyerahan Beasiswa Tahfidz Qur'an senilai Rp360 untuk kuliah S-1 Kedokteran, digelar di aula lantai 6 Kampus 2 UMB Palopo, Jumat (4/9/2026). Beasiswa tersebut diserahkan langsung oleh Rektor UMB Palopo, Prof. Dr. Hj. Nilawati Uly, S.Si., Apt., M.Kes., CIPA, bersama Pembina Yayasan Pendidikan Mega Buana Palopo, H. Rahim Munir, S.P., M.M., kepada Naufal Abdillah Amir, seorang pemuda asal Suli, Kabupaten Luwu.

PALOPO, TEKAPE.co -Universitas Mega Buana (UMB) Palopo kembali menunjukkan komitmennya dalam memajukan dunia pendidikan dan kesehatan di Tana Luwu.

Melalui ajang Mega Buana Award 2026, pihak kampus resmi menyerahkan beasiswa Tahfidz Qur’an senilai Rp360 untuk kuliah S-1 Kedokteran, yang digelar di aula lantai 6 Kampus 2 UMB Palopo, Jumat (4/9/2026)

Beasiswa tersebut diserahkan langsung oleh Rektor UMB Palopo, Prof. Dr. Hj. Nilawati Uly, S.Si., Apt., M.Kes., CIPA, bersama Pembina Yayasan Pendidikan Mega Buana Palopo, H. Rahim Munir, S.P., M.M., kepada Naufal Abdillah Amir, seorang pemuda asal Suli, Kabupaten Luwu.

Program beasiswa ini merupakan kali ketiga yang digelar sejak dibukanya Fakultas Kedokteran UMB Palopo pada 2024 lalu. Langkah ini menjadi wujud kontribusi nyata yayasan dan universitas dalam mencetak lebih banyak dokter dari kalangan Wija To Luwu (masyarakat Luwu).

Yayasan Pendidikan Mega Buana Palopo tercatat rutin menggelontorkan beasiswa senilai Rp360 juta setiap tahunnya bagi para penghafal Al-Qur’an yang ingin menempuh pendidikan dokter, sejak 2024.

Rektor UMB Palopo, Prof. Dr. Hj. Nilawati Uly, S.Si., Apt., M.Kes., CIPA, mengungkapkan bahwa program ini berjalan selaras dengan tujuan awal pendirian Fakultas Kedokteran di kampus tersebut.

“Yayasan Pendidikan Mega Buana Palopo sangat menginginkan hadirnya banyak dokter untuk mengisi kebutuhan layanan kesehatan. Jujur, kita masih kekurangan dokter, utamanya di empat Kabupaten/Kota di Tana Luwu, bahkan di Indonesia secara umum,” ujarnya.

Ia berharap program ini dapat memotivasi lebih banyak generasi muda lokal untuk melirik profesi kedokteran.

Naufal Abdillah Amir, salah satu penghafal 30 juz Al-Qur’an yang menerima beasiswa dari UMB, tetap melewati serangkaian tahapan tes seleksi ketat yang setara dengan calon mahasiswa kedokteran lainnya.

Didampingi kedua orang tuanya, Naufal tidak dapat menyembunyikan rasa bahagianya setelah terpilih dari sekian banyak pendaftar.

“Sangat senang, senang sekali,” tutur Naufal penuh syukur. Ia berkomitmen untuk belajar dengan tekun, menjaga kepercayaan pihak yayasan, serta menjaga nama baik almamater UMB Palopo selama masa perkuliahan”. ujar Naufal.

Daya tarik Fakultas Kedokteran UMB Palopo terus meningkat. Pada penerimaan 2026, antusiasme pendaftar tidak hanya datang dari wilayah Luwu Raya, tetapi meluas ke berbagai provinsi di Indonesia, bahkan hingga ke negara Timor Leste, baik pada Program Studi S-1 Kedokteran maupun S-1 Kedokteran Gigi.

Diketahui, penerimaan mahasiswa baru untuk Fakultas Kedokteran UMB Palopo, Tahun Akademik 2027/2028 akan segera dibuka kembali. (Rindu)

Penerima Beasiswa Tahfidz Qur’an UMB Palopo

Pada 2024 (Agkatan I), diberikan kepada Fatiyah, putri pasangan Samsuddin dan Nurhidayah, asal Kabupaten Luwu Timur.

Kemudian, pada 2025 (Angkatan II), diberikan kepada Muh.Dzaky Al Mahdy Tamir, putra pasangan Muh. Nashir Takbir, S.Kom., M.Pd. dan Ernawati, S.Pd, asal Kota Palopo.

Selanjutnya, pada 2026 (Angkatan III) diberikan kepada Naufal Abdillah Amir, putra pasangan Amiruddin dan Jumiati asal Suli, Kabupaten Luwu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini