Mahasiswa Terluka dalam Bentrok di PDAM Palopo, 3 Dilarikan ke Rumah Sakit

Seorang mahasiswi terlihat terjatuh di tengah kericuhan aksi unjuk rasa di depan Kantor PDAM Tirta Mangkaluku Palopo, Selasa (3/11/2026). Momen tersebut diduga menjadi bagian dari insiden kekerasan terhadap peserta aksi. (ist)

PALOPO, TEKAPE.co – Aksi unjuk rasa mahasiswa di depan Kantor Perumda Air Minum Tirta Mangkaluku (PDAM) Kota Palopo, Sulawesi Selatan, berakhir ricuh pada Selasa (3/11/2026) siang.

Bentrok antara massa mahasiswa dan sejumlah orang dari lingkungan kantor PDAM tak terhindarkan. Sedikitnya lima mahasiswa dilaporkan mengalami luka akibat terkena lemparan batu. Tiga di antaranya harus menjalani perawatan di rumah sakit.

Informasi tersebut disampaikan perwakilan Gerakan Aktivis Mahasiswa (GAM) Luwu Raya, Ahmad Hanifullah, kepada wartawan.

BACA JUGA: Kritik Dibalas Kekerasan, Walikota Didesak Evaluasi Manajemen PDAM Palopo

“Yang terdata ada lima mahasiswa terkena lemparan batu. Tiga orang di antaranya sedang dirawat di rumah sakit,” kata Ahmad.

Ahmad menuding sejumlah pegawai dan pria yang berada di area kantor PDAM lebih dahulu melakukan tindakan anarkis dengan melempari mahasiswa menggunakan batu.

Ia juga menyebut beberapa orang terlihat membawa benda keras, seperti besi dan balok. Bahkan, menurut Ahmad, ada pria berpakaian preman yang membawa senjata tajam.

BACA JUGA: 5 Orang Serahkan Diri, Polisi Dalami Kasus Pemukulan Mahasiswa di PDAM Palopo

“Mereka yang lebih dahulu bertindak anarkis. Mahasiswa langsung dilempari batu. Ada juga perempuan yang dipukul menggunakan besi, bahkan ada yang terlihat memegang parang,” bebernya.

Dugaan kekerasan tersebut turut menjadi sorotan setelah beredarnya video yang diterima redaksi. Dalam rekaman itu, sejumlah orang terlihat melakukan pelemparan batu dari area kantor PDAM. Beberapa orang lainnya tampak memegang benda yang diduga besi dan balok.

Kericuhan bermula ketika massa mahasiswa menerobos masuk ke area kantor PDAM. Situasi kemudian memanas setelah mahasiswa mendapat lemparan batu dari sejumlah pria yang berada di dalam area kantor.

Lemparan tersebut menyebabkan beberapa mahasiswa terluka hingga harus dilarikan ke rumah sakit.

Massa mahasiswa kemudian melakukan aksi balasan sehingga terjadi saling lempar antara kedua pihak di depan Kantor PDAM Tirta Mangkaluku Palopo.

Hingga berita ini ditulis, keterangan mengenai dugaan tindakan kekerasan tersebut masih berdasarkan penuturan pihak mahasiswa dan rekaman video yang diterima redaksi. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini