Kodim 1403/Palopo Perkuat Naluri Tempur, 150 Prajurit Jalani Latihan Silat Militer

Prajurit Kodim 1403/Palopo mengikuti latihan pencak silat militer di Lapangan Gaspa, Kota Palopo, Selasa (27/10/2026), untuk meningkatkan kemampuan bela diri dan kesiapan menghadapi situasi pertempuran jarak dekat. (Dok: Kodim Palopo)

PALOPO, TEKAPE.co – Sebanyak 150 personel Kodim 1403/Palopo mengikuti latihan pencak silat militer di Lapangan Gaspa, Kota Palopo, Selasa (27/10/2026) pagi.

Latihan yang dimulai pukul 07.30 WITA itu digelar setelah personel mengikuti apel pagi dan lari sejauh 3 kilometer. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan bela diri prajurit, terutama dalam menghadapi situasi pertempuran jarak dekat tanpa menggunakan senjata.

Dipimpin Pasi Ops Kodim 1403/Palopo, Kapten Arm Musthahir Palinggi, para personel menjalani serangkaian latihan fisik dan teknik bela diri. Materi yang diberikan meliputi pemanasan, penguatan kuda-kuda, pukulan, tendangan, bantingan, hingga teknik kuncian.

BACA JUGA: Pecahkan Kaca Mobil, Uang Rp300 Juta Digondol di Depan Bank BRI Morowali

Suasana latihan berlangsung penuh semangat. Teriakan penyemangat menggema di lapangan, mengiringi gerakan para prajurit yang berlatih secara berpasangan.

Selain mengasah teknik, latihan tersebut juga diarahkan untuk membangun ketangguhan fisik, keberanian, disiplin, serta kepercayaan diri personel saat menjalankan tugas.

Kapten Arm Musthahir Palinggi menegaskan, pencak silat militer merupakan bagian dari identitas prajurit yang perlu terus dipelihara dan dikembangkan.

BACA JUGA: Husniah Talenrang Ditahan Polda Sulsel, Tangan Terborgol dan Kenakan Rompi Oranye

“Latihan pencak silat militer ini diikuti 150 personel setelah apel dan lari pagi sejauh 3 kilometer. Materinya meliputi penguatan kuda-kuda, pukulan, tendangan, bantingan, dan kuncian, termasuk latihan menghadapi lawan bersenjata dalam simulasi bela diri,” ujarnya.

Ia mengatakan, latihan tersebut tidak hanya berorientasi pada kemampuan fisik, tetapi juga menjaga warisan bela diri yang menjadi bagian dari jati diri prajurit.

“Silat militer adalah jati diri prajurit sekaligus warisan nenek moyang yang harus kami lestarikan. Latihan ini dilaksanakan secara rutin setiap Selasa dan Jumat selama dua jam agar prajurit Kodim 1403/Palopo selalu siap menghadapi situasi di lapangan,” tegasnya.

Sementara itu, pelatih pencak silat militer Kodim 1403/Palopo menjelaskan bahwa bela diri militer memiliki penekanan pada kecepatan, ketepatan, dan efektivitas gerakan untuk menghadapi ancaman jarak dekat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini