oleh

Ketua Prodi Ners UINAM Rekomendasikan RS Pendidikan Jadikan IPC Sebagai Bagian Dari Visi Misi

MAKASSAR, TEKAPE.co – Ketua Jurusan/Prodi Ners Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar (UINAM), Patima, S.Kep, Ns, M.Kep, merekomendasikan agar institusi pendidikan tenaga kesehatan yang menjadikan rumah sakit pendidikan sebagai wahana praktik, wajib menerapkan kurikulum berbasis IPE.

Hal itu disampaikan saat ujian promosi doktor, di kampus FKM Unhas Makassar, Senin 15 Februari 2021.

Dalam disertasinya yang berjudul ‘Pengembangan Model Interprofessional Collaboration Pada Rumah Sakit Pendidikan di Sulawesi Selatan’ itu, Patima menemukan terdapat pengaruh faktor individu, faktor tim, dan faktor organisasi terhadap pelaksanaan interprofessional collaboration pada rumah sakit pendidikan di Sulsel.

Sehingga, dalam rekomendasi hasil penelitian itu, Patima menyarankan agar rumah sakit pendidikan, hendaknya menjadikan interprofessional collaboration (IPC) sebagai bagian dari visi misi dan tujuan rumah sakit.

“Kemudian, harusnya menerapkan interprofessional education (IPE) pada pelaksanaan praktik bagi mahasiswa,” sarannya.

Dia mengatakan, institusi pendidikan tenaga kesehatan yang menjadikan rumah sakit pendidikan sebagai wahana praktik, wajib menerapkan kurikulum berbasis IPE.

“Menurut WHO (2010) IPE dan IPC adalah dua program berbeda, tetapi harus dilaksanakan secara bersama-sama,” jelas ibu kelahiran Ujungpandang 8 Oktober 1977 itu. (*)

Komentar

Berita Terkait