Hj Harisah Dorong Perempuan Luwu Timur Lebih Aktif dalam Politik
MALILI, TEKAPE.co – Wakil Ketua II DPRD Luwu Timur, Hj Harisah Suhardjo, mendorong perempuan agar lebih berani mengambil peran dalam politik dan terlibat dalam proses pengambilan keputusan.
Menurutnya, keterlibatan perempuan dalam politik menjadi salah satu bagian penting untuk memastikan aspirasi dan kepentingan perempuan turut terakomodasi dalam kebijakan pembangunan daerah.
Hal tersebut disampaikan Harisah, saat menjadi narasumber dalam kegiatan Sosialisasi Peningkatan Partisipasi Perempuan di Bidang Politik, Hukum, Sosial, dan Ekonomi yang digelar Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Luwu Timur di Aula Kantor Desa Lakawali, Kecamatan Malili, Rabu (4/11/2026).
Kegiatan tersebut diikuti perempuan dari lima desa, yakni Lakawali, Lakawali Pantai, Manurung, Tarabbi, dan Atue.
Peserta berasal dari organisasi perempuan, pelaku UMKM, kelompok wanita, kelompok pemudi desa, hingga kelompok perempuan rentan.
Dalam kegiatan itu, Harisah membawakan materi mengenai peningkatan partisipasi perempuan di bidang politik.
Kehadirannya sekaligus memberikan perspektif dari lembaga legislatif mengenai pentingnya keterwakilan perempuan dalam ruang-ruang pengambilan kebijakan.
Partisipasi perempuan, tidak semestinya berhenti pada keterlibatan dalam kegiatan sosial maupun ekonomi.
Perempuan juga perlu memiliki keberanian menyampaikan aspirasi, memahami proses politik, serta mengambil bagian dalam menentukan kebijakan yang berdampak terhadap kehidupan masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Dinsos PPPA terus mendorong penguatan kapasitas perempuan agar memiliki kesempatan yang lebih luas untuk berpartisipasi dalam berbagai bidang pembangunan.
Kepala Bidang Kesetaraan Gender dan PPA, Ramlah Muhammad Djono Sanusi, mengatakan pemberdayaan perempuan harus dimulai dengan membuka ruang dan kesempatan yang setara.
Menurutnya, perempuan tidak hanya menjadi penerima manfaat pembangunan, tetapi juga harus terlibat dalam menentukan arah pembangunan.
Selain Harisah, kegiatan tersebut juga menghadirkan Perwakilan StC, Rosiana Amin, yang menyampaikan materi mengenai praktik baik Program GrowHer dalam meningkatkan partisipasi perempuan di bidang hukum, sosial, dan ekonomi.
Melalui sosialisasi ini, diharapkan perempuan di Luwu Timur semakin percaya diri, memahami hak-haknya, serta memiliki keberanian untuk mengambil peran lebih besar dalam kehidupan bermasyarakat dan pembangunan daerah. (*)





Tinggalkan Balasan