Jumlah Sapi Kurban di Luwu Capai 2.695 Ekor Meningkat dari Tahun Sebelumnya, Dinas Pertanian Pastikan Sehat
LUWU, TEKAPE.co – Dinas Pertanian Kabupaten Luwu melalui Bidang Peternakan memastikan seluruh hewan kurban pada pelaksanaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi dalam kondisi sehat dan layak dikonsumsi masyarakat.
Hingga hari kedua pelaksanaan kurban, Jumat (29/5/2026), jumlah hewan kurban yang tercatat mencapai 2.695 ekor sapi dan 162 ekor kambing yang tersebar di sejumlah kecamatan di Kabupaten Luwu.
Petugas pengawas dan pemantau hewan kurban dari Dinas Pertanian Kabupaten Luwu terus melakukan pemeriksaan ante mortem dan post mortem untuk memastikan tidak ada hewan yang terindikasi penyakit.
“Sampai hari kedua ini jumlah hewan kurban yang dilaporkan oleh teman-teman dari setiap kecamatan sudah mencapai angka 2.695 ekor sapi sementara kambing 160 ekor dan masih akan bertambah karena sampai hari Jumat masih ada penyembelihan di beberapa titik lokasi,” ujar Alimus, Jumat (29/5/2026).
Jumlah Hewan Kurban di Luwu Meningkat
Jumlah hewan kurban tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Pada Idul Adha 2025, jumlah hewan kurban di Kabupaten Luwu tercatat sebanyak 2.572 ekor sapi dan 182 ekor kambing.
Artinya, hingga hari kedua Idul Adha 2026, jumlah sapi kurban telah bertambah sebanyak 123 ekor dibanding tahun lalu dan masih berpotensi meningkat karena proses penyembelihan masih berlangsung di sejumlah wilayah.
Peningkatan jumlah hewan kurban tersebut dinilai berkaitan dengan membaiknya kondisi ekonomi masyarakat, terutama dari sektor pertanian.
Antusiasme masyarakat untuk berkurban tahun ini disebut meningkat seiring naiknya pendapatan petani akibat harga gabah dan hasil produksi pertanian yang lebih baik dibanding tahun sebelumnya.
“Korelasi antara pendapatan masyarakat dengan peningkatan hewan kurban dapat dianalisa sebagai sebuah faktor ukuran dalam menilai adanya peningkatan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.
Dinas Pertanian Pastikan Hewan Kurban Bebas Penyakit
Sementara itu, dokter hewan Dinas Pertanian Kabupaten Luwu, Drh Musdalifah Hasyim, memastikan tidak ditemukan sumber penyakit berbahaya pada hewan kurban yang telah diperiksa petugas.
Pemeriksaan dilakukan terhadap hewan kurban yang sebelumnya dilepas secara resmi oleh Bupati Luwu, H Patahudding, bersama Wakil Bupati Luwu, Muh Dhevy Bijak Pawindu, di Lapangan Padang Sappa.
“Alhamdulillah kita tidak temukan adanya sumber penyakit yang dapat membahayakan bagi kesehatan manusia pada hewan kurban tersebut asal pengolahan dan pemasakan daging juga dijaga dengan baik sesuai dengan apa yang kami rekomendasikan,” ujar Drh Musdalifah Hasyim.
Selain menjadi momentum ibadah, pembagian daging kurban juga dinilai membantu masyarakat memenuhi kebutuhan protein hewani. Terlebih harga daging sapi di pasaran lokal saat ini berkisar Rp140 ribu hingga Rp150 ribu per kilogram. (*)






Tinggalkan Balasan