oleh

Guru Besar UIN Alauddin Makassar Harap LKA MPM Bantu Mahasiswa Perbaiki Bacaan Al-Qur’an

GOWA, TEKAPE.co – Departemen Kemuslimahan Lembaga Kajian Al-Qur’an Mahasiswa Pencinta Masjid (LKA MPM) UIN Alauddin Makassar sukses mengadakan Talk Show Muslimah, Ahad (3/7/2022).

Acara yang berlangsung di Aula Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Alauddin Makassar ini mengambil tema ‘Ketika Media Menggenggam Kendali Dunia’ dan dihadiri 70 peserta.

Pada kesempatan tersebut, turut hadir membuka kegiatan secara resmi Prof Hj St Azizah, dosen Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar. Dia menyampaikan harapannya kepada LKA MPM.

“Saya sangat berharap LKA dapat membantu mahasiswa memperbaiki bacaan Al-Qur’an dan hafalannya,” ujarnya.

Prof Azizah menambahkan agar LKA MPM dapat melakukan pembinaan generasi muda dan mahasiswa melalui Al-Qur’an.

“Saya kira jika mahasiswa aktif di masjid dan mencintai masjid maka dia juga akan aktif salat dan membaca Al-Qur’an,” ungkapnya.

Dosen yang juga merupakan Ketua jurusan Pendidikan Bahasa Inggris tersebut melanjutkan jika muslimah menggenggam dunia dengan media maka dunia akan terkendali.

“Media sangat penting untuk kita gunakan. Kita gunakan untuk syiar dan dakwah. Jika muslimah menggenggam dunia Insya Allah selamat,” tuturnya.

Kegiatan ini menghadirkan pemateri Ustadzah Eti Sumarni, dai’yah serta pembina mahasiswi muslimah Makassar yang mengajak agar peserta bijak menggunakan sosial media.

“Akan ada tiga fenomena yang akan terjadi jika kita tidak bijak bermedia sosial, yaitu FOMO dari singkatan Fear of Missing Out. FOMO adalah salah satu penyakit gangguan mental bagi mereka yang tidak bijak menggunakan sosial media. Dimana dia memiliki kecemasan luar biasa ketika dia ketinggalan berita. Dia gelisah, cemas jika tidak membuka sosial media,” ucapnya.

Ustazah Eti melanjutkan fenomena kedua yaitu Catfishing dimana seseorang menggunakan identitas palsu dalam berinteraksi di media sosial serta terjadinya Cyber bullying.

Senada dengan hal tersebut ketua Departemen Kemuslimahan LKA MPM Mila Yuliana menuturkan bahwa, talkshow ini merupakan sebuah event akbar yang diselenggarakan dengan melihat bagaimana realita bermedia sosial di kalangan masyarakat khususnya mahasiswa.

“Yang kita lihat media hari ini bagai pisau bermata dua, apakah berpengaruh positif atau negatif, sehingga kita sangat butuh ilmu ini dan talk show juga ini membahas tentang bagaimana pandangan Islam bermedia sosial yang bijak,” ungkapnya. (rls)