Dukung Ketahanan Pangan, Dua Legislator Lutim Hadiri Tanam Perdana Pertanian Modern

Rapat Koordinasi Penyuluh Pertanian Program Strategis Kementerian Pertanian yang dirangkaikan dengan tanam perdana Pertanian Modern – Advanced Agriculture System (PM-AAS) di Desa Lera, Kecamatan Wotu, Selasa (3/11/2026). (hms)

LUWU TIMUR, TEKAPE.co – DPRD Kabupaten Luwu Timur turut mengambil bagian dalam upaya memperkuat sektor pertanian dan ketahanan pangan daerah. Hal itu terlihat dari kehadiran Ketua Komisi I DPRD Luwu Timur, Sukman Sadike, bersama anggota DPRD, Firman Udding, dalam kegiatan penguatan program pertanian modern di Kecamatan Wotu.

Keduanya menghadiri Rapat Koordinasi Penyuluh Pertanian Program Strategis Kementerian Pertanian yang dirangkaikan dengan tanam perdana Pertanian Modern – Advanced Agriculture System (PM-AAS) di Desa Lera, Kecamatan Wotu, Selasa (3/11/2026).

Kehadiran dua legislator tersebut menjadi bagian dari keterlibatan DPRD dalam agenda pengembangan sektor pertanian, yang menjadi salah satu penopang penting perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Luwu Timur.

Kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah, penyuluh pertanian, dan kelompok tani dalam mendorong peningkatan produktivitas pertanian.

Dalam kesempatan itu, Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menyampaikan optimisme terhadap pelaksanaan Musim Tanam Ketiga (MT 3), meskipun daerah tengah memasuki musim kemarau.

Menurutnya, kondisi tersebut merupakan peluang yang harus dimanfaatkan untuk menjaga keberlanjutan produksi pertanian.

“Kita bersyukur bisa masuk MT 3. Artinya, kita tidak terkendala masalah kekeringan di tengah musim kemarau. Ini tentu menjadi peluang yang harus kita manfaatkan dengan baik untuk menjaga produktivitas pertanian,” ujarnya.

Sebanyak 134 penyuluh pertanian turut dilibatkan dalam kegiatan tersebut. Pemerintah daerah juga menyerahkan bantuan bibit dan alat mesin pertanian (alsintan) secara simbolis kepada 37 kelompok tani.

Selain itu, diperagakan penggunaan drone pertanian sebagai bagian dari pengenalan teknologi modern untuk mendukung efektivitas dan efisiensi pengelolaan usaha tani.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan penanaman perdana PM-AAS oleh Bupati Luwu Timur bersama unsur pemerintah daerah, DPRD, TNI-Polri, BRMP, Bulog, dan jajaran terkait.

Pengembangan pertanian modern diharapkan mampu memperkuat produktivitas sektor pertanian sekaligus menjaga keberlanjutan ketahanan pangan di Kabupaten Luwu Timur. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini