Dari Bonus Produksi hingga CSR, Ini Kontribusi SOL untuk Tapanuli Utara
TAPUT, TEKAPE.co – Sarulla Operations Ltd. (SOL) menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi terhadap pembangunan dan masyarakat Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara.
Komitmen tersebut disampaikan SOL dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama Komisi A, B, dan C DPRD Kabupaten Tapanuli Utara, Jumat (28/8/2026).
Pertemuan itu menjadi forum untuk memperkuat komunikasi dan koordinasi antara perusahaan, pemerintah daerah, DPRD, serta pemangku kepentingan terkait keberadaan dan kontribusi operasional SOL di Tapanuli Utara.
BACA JUGA: SOL Dorong Edukasi dan Pengolahan Sampah Plastik di Taput
RDPU tersebut turut dihadiri Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Tapanuli Utara, Kabag Ekonomi, Badan Pendapatan Daerah, Dinas Ketenagakerjaan, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Dinas Pertanian, serta Camat Pahae Jae dan Camat Pahae Julu.
Dalam forum tersebut, SOL menyampaikan bahwa sejak mulai beroperasi pada 2017 hingga kuartal I 2026, perusahaan telah membayarkan bonus produksi sebesar Rp99 miliar kepada Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara.
Selain bonus produksi, SOL menyatakan rutin memenuhi kewajiban pajak daerah sesuai ketentuan yang berlaku. Perusahaan juga memastikan kontraktor dan subkontraktor yang bekerja sama dengannya memenuhi kewajiban perpajakan, termasuk pajak mineral bukan logam serta pajak restoran dan makanan-minuman.
BACA JUGA: Dugaan Pungutan Rp3–7 Juta di Balik Program Revitalisasi Sekolah Taput, Ada Apa?
Program Pemberdayaan Masyarakat
Kontribusi SOL, menurut perusahaan, tidak hanya melalui kewajiban kepada pemerintah daerah. Sejak masa konstruksi pada 2015, SOL juga menjalankan berbagai program tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR).
Di bidang peningkatan mata pencaharian, SOL menyebut pernah mendampingi kelompok tani dalam pengembangan budidaya jahe pada 2019 hingga 2021.
Program kemudian dilanjutkan dengan pendampingan budidaya bawang merah sejak 2022 hingga saat ini melalui kolaborasi dengan Dinas Pertanian Kabupaten Tapanuli Utara dan penyuluh pertanian lapangan (PPL) di tingkat desa.
SOL juga menjalankan pelatihan dan pendampingan keterampilan menenun bagi kelompok perempuan. Program tersebut diarahkan untuk membuka peluang peningkatan pendapatan keluarga.
Di bidang pendidikan, SOL menyelenggarakan kursus Bahasa Inggris gratis dua kali dalam sepekan bagi siswa SD, SMP, dan SMA yang tersebar di 25 sekolah.
Sejak 2018 hingga saat ini, perusahaan juga memberikan beasiswa kepada mahasiswa serta apresiasi bagi siswa berprestasi di Kecamatan Pahae Julu dan Pahae Jae.
“Kami ingin memastikan keberadaan SOL memberikan manfaat yang nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat serta daerah. Karena itu, kami terus membangun kolaborasi dengan pemerintah dan masyarakat melalui program pemberdayaan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan potensi lokal,” ujar External Relations Specialist SOL, Industan Sitompul.
Komitmen Tenaga Kerja Lokal
Dalam aspek ketenagakerjaan, SOL menyatakan berkomitmen memprioritaskan tenaga kerja lokal, baik tenaga kerja terampil maupun nonterampil, sesuai kebutuhan dan kualifikasi pekerjaan.
Perusahaan juga menyatakan memastikan pemenuhan hak-hak pekerja sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, termasuk pekerja yang berada di bawah kontraktor dan subkontraktor.
Sementara dari sisi lingkungan, SOL menyebut melakukan pemantauan kualitas air, udara, dan tingkat kebisingan secara berkala dengan melibatkan pihak ketiga yang kompeten.
Berdasarkan hasil pemantauan berkala yang disampaikan perusahaan, parameter lingkungan yang dipantau disebut masih berada di bawah ambang batas yang ditetapkan pemerintah.
SOL menegaskan akan terus berupaya menjalankan kewajiban kepada Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara, mendukung pemberdayaan masyarakat, menyerap tenaga kerja lokal, serta menjalankan pengelolaan lingkungan secara bertanggung jawab.
Perusahaan menilai kolaborasi antara dunia usaha, pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat menjadi salah satu fondasi penting dalam mendorong pembangunan yang berkelanjutan di Tapanuli Utara.
(Abednego Manalu)





Tinggalkan Balasan