Tekape.co

Jendela Informasi Kita

Kursi DPR RI Warisan RMS Masih Kosong, Syaharuddin Alrif: Tunggu Keputusan DPP NasDem

Ketua DPW NasDem Sulsel, Syaharuddin Alrif. (ist)

MAKASSAR, TEKAPE.co – Nasib kursi DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) III Sulawesi Selatan yang ditinggalkan Rusdi Masse belum menemui titik akhir.

Ketua DPW NasDem Sulsel, Syaharuddin Alrif, memilih tidak banyak berkomentar mengenai proses pergantian antarwaktu (PAW) legislator yang sebelumnya duduk mewakili dapil tersebut.

Satu kursi DPR RI dari Dapil III Sulsel masih kosong setelah Rusdi Masse atau RMS meninggalkan Partai NasDem pada Januari 2026.

Persoalan PAW tersebut belakangan menjadi perhatian karena proses pengisian kursi yang ditinggalkan RMS belum kunjung tuntas.

Nama Putri Dakka turut mencuat dalam proses tersebut.

Putri Dakka diketahui merupakan peraih suara terbanyak pada Pemilu Legislatif 2024 untuk Dapil III Sulsel.

Namun, posisi Putri Dakka dalam proses PAW tersebut sempat menjadi sorotan di internal NasDem.

Pasalnya, Putri Dakka sebelumnya disebut tidak lagi berada dalam barisan NasDem setelah memilih maju pada Pilkada 2024 tanpa mengikuti keputusan partai.

Saat itu, NasDem mengusung kandidat lain dalam Pilkada. Putri Dakka tetap maju sebagai calon wali kota tanpa dukungan partai.

Putri Dakka juga sempat dikaitkan dengan PDIP setelah muncul isu dirinya berpindah partai sebagai bagian dari upaya mendapatkan dukungan untuk maju dalam Pilkada.

Pada akhirnya, baik Putri Dakka maupun kandidat yang diusung NasDem sama-sama tidak berhasil memenangkan Pilkada tersebut.

Sejak saat itu, Putri Dakka disebut tidak lagi tampil dengan atribut NasDem.

Situasi berubah setelah RMS mundur dari DPR RI.

Putri Dakka kembali terlihat menggunakan atribut NasDem dan namanya kembali dikaitkan dengan proses PAW kursi DPR RI yang ditinggalkan RMS.

Bahkan, sempat beredar ucapan selamat yang menyebut Putri Dakka telah terpilih sebagai anggota DPR RI melalui mekanisme PAW.

Namun, mengenai siapa yang nantinya benar-benar mengisi kursi tersebut, Syaharuddin menegaskan keputusan berada di tangan DPP NasDem.

“Tentu itu menjadi domain dari DPP,” terang Syaharuddin, Minggu (30/8/2026).

Menurut Syaharuddin, DPW NasDem Sulsel telah menjalankan tugasnya dalam proses tersebut.

DPW, kata dia, telah mengusulkan sejumlah nama kandidat untuk dipertimbangkan sebagai pengganti RMS hingga masa jabatan berakhir.

“Kami sudah mengusulkan dari DPW NasDem Sulsel, kemudian lalu DPP sudah menerbitkan surat maka DPP punya keputusan terkait hal itu,” jelasnya.

Syaharuddin yang juga menjabat Bupati Sidrap itu meminta semua pihak menunggu keputusan resmi dari DPP NasDem.

Ia memastikan proses penentuan pengganti RMS akan berjalan berdasarkan prosedur dan ketentuan yang berlaku.

“Sabar, dan tunggu siapa yang dapat amanah dari Allah SWT,” pungkasnya.

Dengan demikian, meski sejumlah nama telah mencuat dan proses pengusulan telah dilakukan di tingkat DPW, keputusan final mengenai kursi DPR RI Dapil III Sulsel tersebut masih menjadi kewenangan DPP NasDem. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini