oleh

Dampak Corona, IAIN Palopo Tiadakan Sementara Ceklock dan Apel Pagi

PALOPO, TEKAPE.co – Sebagai upaya mengantisipasi penyebaran virus corona atau covid-19, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo untuk sementara meniadakan sementara ceklock finger print bagi pegawai.

Selain itu, IAIN juga meniadakan juga upacara Hari Kesadaran Nasional setiap tanggal 17, dan Apel Pagi setiap hari Senin.

Juga termasuk mengimbau agar kuliah tatap muka diganti menjadi kuliah online atau penugasan dari dosen dengan memanfaatkan pembelajaran daring yang tersedia. Namun untuk rencana pelaksanaan wisuda tetap pada jadwal sebelumnya.

Hal itu tertuang dalam surat edaran IAIN Palopo nomor 453/In.19/HM.00/03/2020 yang diteken oleh Rektor IAIN Palopo, Dr Abdul Pirol MAg, tertanggal Minggu 15 Maret 2020, tentang Kesiapsiagaan dan Upaya Pencegahan Penyebaran Infeksi Covid-19 di Lingkungan IAIN Palopo.

Berikut beberapa poin dalam surat edaran tersebut.

  1. Seluruh dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa agar melaksanakan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan lebih sering mencuci tangan menggunakan sabun atau hand sanitizer. Bagi yang mengalami gejala influenza agar memakai masker, meminimalkan interaksi sesama sivitas akademika IAIN Palopo, dan memperhatikan etika ketika batuk dan bersin.
  2. Kegiatan perkuliahan dengan tatap muka langsung untuk sementara ditiadakan dan dilaksanakan dengan menggunakan metode daring (online) dan atau penugasan dari dosen dengan memanfaatkan media pembelajaran daring yang tersedia.
  3. Kegiatan bimbingan penulisan tugas akhir skripsi atau tesis sedapat mungkin dilakukan dengan metode online (daring) dan bilamana harus dilakukan secara langsung agar dosen pembimbing dan mahasiswa menghindari adanya kontak fisik.
  4. Kegiatan ujian akhir skripsi dan tesis tetap dilaksanakan seperti biasanya dengan sedapat mungkin menghindari kontak fisik dan mengupayakan agar tidak dilaksanakan dalam ruang tertutup (ventilasi udara dibuka).
  5. Kegiatan yang sifatnya melibatkan banyak orang seperti PPL, FGD, Workshop, Seminar, dll. untuk sementara waktu ditunda dan dijadwalkan ulang pelaksanaannya.
  6. Wisuda Sarjana dan Pascasarjana Periode I Tahun 2020 pendaftarannya tetap dilaksanakan secara daring, dan pelaksanaannya direncanakan tanggal 15 April 2020 sesuai jadwal, dengan tetap memperhatikan segala kemungkinan sesuai dengan keputusan Pemerintah dan perkembangan selanjutnya. Bila ada, penundaan pelaksanaan wisuda akan diumumkan secara resmi oleh Institut.
  7. Presensi dosen dan tenaga kependidikan untuk sementara waktu tidak menggunakan finger print dan dilakukan secara manual pada unit kerja masing-masing dengan tetap melaksanakan tugas dan melaporkan setiap akhir bulan.
  8. Upacara Hari Kesadaran Nasional setiap tanggal 17 dan Apel Pagi setiap hari Senin untuk sementara waktu ditiadakan.
  9. Interaksi antar warga kampus dalam bentuk kontak langsung dalam ruang tertutup agar dihindari kecuali untuk urusan mendesak dan mengoptimalkan penggunaan alat komunikasi online (WA, Email, SMS, dll).
  10. Para sivitas akademika untuk sementara waktu tidak melaksanakan perjalanan dinas ke luar negeri atau ke luar kota kecuali untuk alasan mendesak dan mendapat ijin atau penugasan dari Rektor.
  11. Biro AUAK, Fakultas, Paca, Lembaga dan Unit agar menyediakan sabun dan hand sanitizier di seluruh toilet, mengintensifkan petugas kebersihan, satuan pengamanan dan petugas khusus untuk melakukan disinfeksi dan sterilisasi di lingkungan kampus.

Demikian Surat Edaran ini disampaikan untuk dilaksanakan terhitung sejak tanggal 15 Maret sampai dengan 01 April 2020 dan akan dilakukan evaluasi secara berkala.

“Marilah kita senantiasa memohon perlindungan kepada Allah swt dan memperbanyak amalan dzikir dan doa agar kita terhindar dari segala musibah dan bencana. Aamiin yaa Rabbal’alamin,” ujar Pirol. (*)

Komentar

Berita Terkait