Tekape.co

Jendela Informasi Kita

Bersama Pancai Pao, Raja Matano Salurkan Bantuan Untuk Korban Banjir di Luwu

Raja atau Mokole Matano, YM H Umar Ranggo La Makandiu SE (tengah) bersama Pemegang Mandat Adat Pancai Pao Abidin Arief To Pallawarukka SH, saat silaturahmi ke kediaman pribadi Abidin Arief di Palopo. (ist)

PALOPO, TEKAPE.co – Raja atau Mokole Matano, YM H Umar Ranggo La Makandiu SE bersama Pancai Pao turut memberikan bantuan kepada korban banjir di Kabupaten Luwu, Kamis 9 Mei 2024.

Umar Ranggo didampingi permaisurinya bersama Pemegang Mandat Adat Pancai Pao Abidin Arief To Pallawarukka SH memberikan bantuan ke salah satu keluarga di Luwu yang terdampak banjir.

Sepulang dari lokasi, Raja Matano bersama permaisuri singgah di kediaman Pemegang Mandat Adat Pancai Pao Abidin Arief To Pallawarukka SH. Mereka membincangkan banyak aspek terkait adat dan budaya di Tana Luwu.

Pancai Pao, yang dalam sejarah masa lampau Kerajaan Luwu, mempunyai tugas pokok fungsi di Kedatuan Luwu sebagai penata laku. Dalam istilah adat disebut Patunru Lilina Ware Limpona Majang. Artinya semua wilayah kekuasaan Kerajaan Pajung Ri Luwu, Pancai Pao merupakan penguasa tatanan adat Tana Luwu.

Abidin menjelaskan terkait pertemuan YM Raja Matano H Umar Ranggo La Makandiu SE di kediaman pribadinya. Ia mengatakan pertemuan sekira pukul 02.00 wita dini hari hingga pukul 04.00 wita subuh itu hanya mendiskusikan beberapa hal. Diantaranya bagaimana kedudukan adat ini bisa lebih kuat dari gempuran budaya asing.

“Keberadaan adat ini harus disupport. Jangan karena perbedaan kepentingan, sehingga saling menjatuhkan. Harusnya kita saling support jika itu bicara adat. Sebab adat ini adalah identitas diri kita yang harus dipertahankan,” tandasnya. (rin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini