Bua Legend Taklukkan Pemda Luwu 1-0, Amankan Tiga Poin di Turnamen Sepak Bola U-40 Desa Mario
LUWU, TEKAPE.co – Bua Legend berhasil mengamankan tiga poin usai menumbangkan Pemda Luwu dengan skor tipis 1-0 pada laga kedua babak penyisihan Turnamen Sepak Bola Usia 40 (U-40) yang digelar Karang Taruna Desa Mario.
Pertandingan berlangsung di Lapangan Sepak Bola Desa Mario, Kecamatan Ponrang, Kabupaten Luwu, Selasa (21/7/2026) sore.
Gol tunggal kemenangan Bua Legend dicetak Asiz yang mengenakan nomor punggung 13 melalui sundulan kepala memanfaatkan sepak pojok menjelang berakhirnya babak pertama. Skor 1-0 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Pertandingan Berlangsung Sengit
Laga mempertemukan dua tim yang diperkuat para mantan pemain terbaik pada masanya. Sejak menit awal, kedua kesebelasan tampil agresif dengan mengandalkan permainan dari lini tengah untuk membangun serangan.
Bua Legend akhirnya memecah kebuntuan menjelang turun minum. Berawal dari situasi tendangan sudut, Asiz sukses menyundul bola ke gawang Pemda Luwu dan membawa timnya unggul 1-0 hingga babak pertama usai.
Memasuki babak kedua, Pemda Luwu meningkatkan intensitas serangan dengan melakukan sejumlah pergantian pemain. Beberapa peluang sempat tercipta di depan gawang Bua Legend, namun belum mampu dikonversi menjadi gol.
Solidnya lini pertahanan Bua Legend yang dikomandoi sang kapten, Asrul, membuat upaya Pemda Luwu selalu kandas. Di sisi lain, Bua Legend juga melakukan rotasi pemain dan beberapa kali menciptakan peluang yang mengancam pertahanan lawan.
Hingga pertandingan berakhir, skor 1-0 tetap bertahan untuk kemenangan Bua Legend. Hasil tersebut membuat Bua Legend mengoleksi tiga poin pada babak penyisihan dan akan menghadapi Red Sea 21 pada pertandingan berikutnya.
Kapten Bua Legend, Asrul, mengapresiasi jalannya pertandingan yang berlangsung kompetitif namun tetap menjunjung tinggi sportivitas.
“Pertandingan tadi berlangsung sangat seru, para pemain-pemain bisa saling mengadu taktik, tapi yang penting dari pertadingan ini adalah silaturahim, dan tetap bisa berolahraga di usia 40 an,” ujar Asrul.
Sementara itu, Ketua Karang Taruna Desa Mario, Supriadi, mengatakan turnamen tersebut digelar sebagai wadah mempererat silaturahmi sekaligus menghadirkan kembali para pesepak bola senior yang pernah berjaya di lapangan hijau.
“Kegiatan merupakan ajang silaturahim. Kemudian bagaimana kita senior-senior kita yang pernah menjadi pemain-pemain bintang bisa ditampilkan lagi di usia 40 tahun,” ungkapnya. (hms)





Tinggalkan Balasan