PT Vale Raih Penghargaan di HUT ke-62 Sulteng, Bukti Kontribusi Nyata untuk PAD
PALU, TEKAPE.co – Komitmen terhadap tata kelola perusahaan yang baik dan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah kembali ditunjukkan PT Vale Indonesia Tbk.
Perusahaan tambang nikel ini menerima penghargaan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah atas kepatuhan dan konsistensinya sebagai wajib pajak yang berkontribusi signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, dalam upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-62 Provinsi Sulawesi Tengah yang berlangsung di Palu, Senin (13/4/2026).
Dalam sambutannya, Anwar Hafid menegaskan bahwa momentum HUT daerah tidak hanya bersifat seremonial, tetapi harus menjadi penggerak ekonomi masyarakat melalui kolaborasi lintas sektor.
“Peringatan ini bukan sekadar seremoni, tetapi momentum untuk menggerakkan ekonomi masyarakat,” tegasnya.
PT Vale dinilai sebagai salah satu mitra strategis pemerintah daerah, terutama dalam hal kepatuhan fiskal, termasuk pembayaran pajak alat berat secara tepat waktu dan berkelanjutan.
BACA JUGA: Laporan Bulanan di BEI: Vale Rogoh Rp24,6 Miliar dalam Tiga Bulan di Pomalaa

Head of External Regional & Growth PT Vale, Endra Kusuma, mengungkapkan bahwa penghargaan tersebut menjadi bukti komitmen perusahaan dalam menciptakan nilai bersama bagi pemerintah, masyarakat, dan pemegang saham.
“Ini bagian dari komitmen kami untuk terus berkontribusi kepada pemerintah, tidak hanya di Sulawesi Tengah tetapi juga di wilayah operasional lainnya,” ujarnya.
Dia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan ekonomi lokal, PT Vale turut ambil bagian dalam Sulteng Expo 2026 dengan menghadirkan booth UMKM binaan, khususnya dari Morowali.
Melalui partisipasi ini, PT Vale tidak hanya berkontribusi melalui pajak, tetapi juga aktif dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Produk-produk UMKM yang ditampilkan dinilai telah memiliki kualitas dan kesiapan pasokan yang berkelanjutan.
Selain itu, perusahaan juga mensosialisasikan berbagai program sosial yang telah dijalankan, seperti pengembangan padi organik serta program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) di wilayah operasional Morowali. (*)






Tinggalkan Balasan