oleh

225 Relawan FORPA Akan Bertahan Hingga 12 Agustus di Lutra

MASAMBA, TEKAPE.co — Sebanyak 225 relawan yang tergabung dalam Forum Pecinta Alam (FORPA) Kota Palopo yang selama ini sangat membantu masyarakat dan Pemerintah baik dari evakuasi maupun dalam pendistribusian logistik korban banjir bandang Luwu Utara.

Dari hari pertama hingga hari ke 15 pasca bencana banjir bandang tersebut, Relawan Forpa masih tetap bertahan untuk membantu masyarakat Luwu Utara.

Koordinator Relawan Forum Pecinta Alam Palopo (FORPA), Awaluddin menghaturkan terimakasih atas apresiasi yang telah diberikan oleh pemerintah Luwu Utara atas kinerja teman-teman relawan Forpa.

“Membantu masyarakat korban bencana adalah tugas kami, dalam kode etik kepecintaalaman kami sudah berikhtiar untuk terjun langsung dalam melakukan kegiatan-kegiatan sosial dan lingkungan,” ujarnya, Senin, 27 Juli 2020, pagi.

Selama kegiatan berlangsung, Forpa berhasil mengevakuasi 9 jenazah korban banjir bandang yang menerjang Luwu Utara beberapa pekan lalu, kemudian melakukan melakukan penyaluran Logistik serta Bakti Sosial (Pembersihan Rumah warga, Rumah Ibadah, jalan poros Radda-Masamba dan Saluran saluran air ).

Relawan Forpa diketahui akan bertahan hingga tanggal 12 Agustus 2020, sesuai status darurat bencana yang ditetapkan Pemerintah Luwu Utara.

“Besar harapan kita semua bisa saling membantu baik dari segi financial, tenaga dan lain-lain. Kami juga mengharapkan partisipasi dari seluruh pecinta alam se Kota Palopo untuk bisa bersama-sama bergabung di posko Forpa hingga masa penarikan relawan,” pungkasnya. (rindu)

Komentar

Berita Terkait