Tekape.co

Jendela Informasi Kita

Tragedi Keluarga di Bulukumba, Remaja Tikam Ayahnya hingga Tewas

Wijaya (15), terduga pelaku penikaman ayah tirinya, di Mapolres Bulukumba, Sulawesi Selatan, Sabtu (10/1/2026). Remaja tersebut ditangkap setelah sempat melarikan diri usai kejadian. (ist)

BULUKUMBA, TEKAPE.co – Malam baru saja turun di Dusun Kirasa, Desa Palambarae, Kecamatan Gantarang, Bulukumba, Jumat (9/1/2026).

Aktivitas warga mereda. Lampu rumah satu per satu padam.

Sekira pukul 21.14 Wita, suasana tenang itu pecah oleh teriakan minta tolong dari sebuah rumah semi permanen.

BACA JUGA: Kecanduan Judi Online, Kotak Amal Masjid di Luwu Dibobol

Abdullah tergeletak bersimbah darah.

Warga berlarian mendekat. Sebagian mencoba menolong, sebagian lain memanggil ambulans desa.

Kepanikan tak terhindarkan.

BACA JUGA: Polisi Tetapkan Tersangka Kebakaran Penyulingan Ilegal di Babat Toman

Abdullah segera dilarikan ke Rumah Sakit HA. Sultan Daeng Radja, Bulukumba.

Nyawanya tak tertolong. “Innalillahi wainnailaihi rajiun. Pak Abdullah meninggal dunia. Diduga ditikam anaknya sendiri,” kata Arman, warga Palambarae, kepada wartawan.

Tak lama setelah kejadian, polisi menangkap Wijaya, 15 tahun, anak tiri korban.

Remaja itu sempat menghilang usai penikaman.

Aparat kemudian meringkusnya dan membawanya ke Markas Polres Bulukumba.

Di ruang penyidik Satuan Reserse Kriminal, Wijaya duduk di lantai.

Tangannya terikat. Ia mengenakan kaus hijau daun dan celana hitam.

Kepada polisi, Wijaya mengungkap latar belakang peristiwa berdarah itu.

Persoalan bermula dari permintaan sepeda motor.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini