Tekape.co

Jendela Informasi Kita

Revitalisasi SMKN Losida Capai 3,2 Milliar Dua Tahun Berturut-turut, Kepsek Mengaku “Pening”

Bagian kiri memperlihatkan empat ruang kelas yang direvitalisasi di SMK Negeri Losida, sedangkan bagian kanan menunjukkan pekerjaan drainase yang masih dalam proses pengerjaan, Senin (24/8/2026), (Dok: Abednego Manalu)

Sementara itu, Kepala Cabang Dinas (Kacabdis) Pendidikan Wilayah IX Provinsi Sumatera Utara yang membawahi Kabupaten Tapanuli Utara dan Humbang Hasundutan, Rudyanto Sinaga, memberikan tanggapan pada Rabu (26/8/2026).

Rudyanto menyampaikan bahwa hasil pantauan di lapangan akan menjadi perhatian pihaknya.

“Terima kasih Pak atas pantauannya dan ini akan menjadi atensi kami,” ujar Rudyanto.

Rudyanto juga memberikan catatan terkait informasi mengenai jenis pekerjaan dalam program revitalisasi yang disebut mencakup paving block dan drainase.

“Namun perlu kami koreksi, bahwa pada program revitalisasi tidak pernah diperkenankan untuk pembuatan paving block dan drainase. Mayoritas biaya difokuskan untuk perbaikan atau pembangunan gedung, pembangunan KM/WC dan sebagian peralatan,” ujarnya.

Ia meminta waktu untuk memastikan informasi tersebut.

“Mohon kami diberi waktu untuk mengecek kebenaran informasi ini,” tutup Rudyanto.

Sejumlah pihak mendorong agar pengawasan terhadap proyek diperketat, khususnya terhadap pekerjaan yang masih berlangsung. Mereka meminta pemeriksaan dilakukan sebelum proyek dinyatakan selesai dan diserahterimakan.

Pengawasan dinilai penting untuk memastikan seluruh pekerjaan memenuhi spesifikasi teknis, volume, mutu, serta ketentuan penggunaan anggaran negara. Jika ditemukan ketidaksesuaian, pihak terkait diharapkan melakukan pemeriksaan dan perbaikan sebelum proses serah terima pekerjaan dilakukan.

(Abednego Manalu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini