Tekape.co

Jendela Informasi Kita

Pengertian dan Cara yang Efektif Fumigasi Kapal Untuk Lindungi Komoditi Pangan Dari Hama

TEKAPE.CO – Umumnya fumigasi kapal cara pengerjaannya seperti dengan fumigasi di container ataupun di gudang, namun untuk fumigasi kapal sendiri proses kegiatan fumigasinya berada di laut lepas (dalam kapal) dan saat dilakukan proses fumigasi perlu untuk mengosongkan semua wilayah fumigasi dan area risiko, serta memastikan upaya yang telah dilakukan untuk menutup semua celah dan retakan untuk mencegah fumigan keluar setelah fumigasi dilakukan.

Untuk masuk kembali ke area fumigasi hanya diperbolehkan bila telah dinyatakan aman dan bebas dari bahaya oleh staf fumigasi setelah dilakukan proses areasi.

Pengendalian secara berkala tentu sangat dibutuhkan untuk pencegahan agar masalah Hama atau Kutu Pangan tidak terjadi. Tentu saja hal ini dapat dilakukan dengan melakukan fumigasi arsip yang baik untuk disimpan, maupun eksport.

Beberapa keuntungan dengan teknik fumigasi untuk fumigasi kapal adalah sebagai berikut :

  • Menjangkau hama hingga ketingkat yang paling sulit
  • Efektif mengendalikan seluruh stadia hama (telur, larva,pupa dan imago)
  • Tidak meninggalkan residu sehingga tidak berbahaya bagi konsumen akhir
  • Tidak merusak / merubah komoditi (fisik dan komposisi)

Untuk produk fumigasi terbaik, sebaiknya anda menggunakan obat fumigasi dari Panca Prima Wijaya yang merupakan perusahaan yang menyajikan one-stop solution untuk konsultasi dan penanganan untuk penyimpanan komoditas pertanian pasca panen khususnya hama serangga kutu ulat resisten, termasuk didalamnya fumigasi dan sanitasi gudang pangan, seperti membasmi tuntas kutu beras atau katul, mengendalikan ulat tembakau, hama pada penyimpanan jagung, atau kutu biji kopi, dan juga hama seperti serangga atau ulat atau kutu pada tepung terigu, kacang tanah, kacang ijo dan biji-bijian lainnya termasuk didalamnya untuk membunuh kutu pada penyimpanan pakan ternak.

Tidak hanya untuk komoditas pangan, fumigasi bisa juga untuk kapal (fumigasi kapal) atau gedung arsip dokumen (fumigasi arsip) seperti perpustakaan nasional atau gedung LIPI, dan juga armada bus atau kereta api. (dirman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini