Tekape.co

Jendela Informasi Kita

Kekeringan Ancam Sawah di Morowali, Polisi Bikin Sumur Bor

Kapolsek Bumi Raya IPTU Muh. Akhyar bersama personel Polsek Bumi Raya membantu petani membuat sumur bor untuk mengatasi kekeringan di lahan persawahan Desa Bahonsuai, Kecamatan Bumi Raya, Morowali, Senin (24/8/2026). (ist)

MOROWALI, TEKAPE.co – Kekeringan mulai mengancam lahan persawahan di Desa Bahonsuai, Kecamatan Bumi Raya, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah.

Kondisi itu membuat tanaman padi milik petani terancam gagal panen.

Polsek Bumi Raya, Polres Morowali, turun tangan membantu petani mengatasi persoalan tersebut.

BACA JUGA: Api Lahap Kawasan Hutan di Battang Palopo, Petugas Gabungan Berjibaku 3,5 Jam

Polisi bersama warga membuat sumur bor sebagai sumber air alternatif untuk mengairi persawahan yang terdampak kekeringan.

Langkah itu dilakukan setelah Kapolsek Bumi Raya IPTU Muh. Akhyar, bersama personelnya meninjau langsung kondisi lahan pertanian pada Senin (24/8/2026).

Salah satu lahan yang terdampak merupakan persawahan milik Umar dengan luas sekitar 2 hektare.

BACA JUGA: Ayah Bejat di Luwu Timur Ditangkap, Diduga Perkosa Anak Kandung Berulang Kali Sejak 2022

Lahan tersebut mulai kekurangan pasokan air akibat kondisi cuaca ekstrem dalam beberapa waktu terakhir.

Kapolsek Bumi Raya bersama personel kemudian berkoordinasi dengan petani setempat untuk membuat sumur bor di area persawahan tersebut.

Kapolres Morowali AKBP Reza Khomeini, mengapresiasi langkah jajarannya yang ikut membantu petani menghadapi dampak kekeringan.

Menurutnya, pembuatan sumur bor menjadi bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat, terutama petani yang membutuhkan pasokan air untuk menyelamatkan tanaman padi dari ancaman gagal panen.

“Kami mengapresiasi kepedulian personel Polsek Bumi Raya yang turun langsung membantu petani. Semoga langkah ini dapat memenuhi kebutuhan air persawahan dan membantu menjaga tanaman padi hingga masa panen,” ujar Kapolres Morowali.

Sementara itu, IPTU Muh. Akhyar mengatakan, pembuatan sumur bor dilakukan sebagai upaya bersama untuk mencari solusi atas kekeringan yang melanda persawahan warga.

“Kami bersama Personel berupaya membantu petani mencari solusi terhadap kondisi yang terjadi. Pembuatan sumur bor ini diharapkan dapat menjadi sumber air alternatif sehingga tanaman padi tetap mendapatkan pasokan air dan dapat bertahan hingga masa panen,” tutup Kapolsek.

Polres Morowali menegaskan kehadiran polisi di tengah masyarakat tidak hanya berkaitan dengan tugas menjaga keamanan dan ketertiban.

Jajaran kepolisian juga berupaya memberikan bantuan langsung ketika warga menghadapi persoalan sosial dan kondisi yang dapat mengganggu kehidupan mereka.

Pembuatan sumur bor di lahan pertanian tersebut diharapkan mampu menjaga ketersediaan air hingga tanaman padi memasuki masa panen. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini