Kapus Sipahutar Diduga Jarang Berkantor, Disebut Hanya Hadir 1–2 Kali Sepekan
TAPUT, TEKAPE.co – Kehadiran Kepala Puskesmas (Kapus) Sipahutar, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Sumatera Utara, dipertanyakan. Informasi yang dihimpun menyebutkan, pimpinan fasilitas pelayanan kesehatan tersebut diduga tidak rutin berada di kantor dan disebut hanya hadir sekitar satu hingga dua kali dalam sepekan.
Kondisi tersebut dinilai perlu menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Utara, mengingat puskesmas merupakan salah satu ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat.
Seorang pegawai Puskesmas Sipahutar yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan membenarkan adanya persoalan terkait kehadiran kepala puskesmas. Menurut sumber tersebut, kehadiran Kapus terbilang relatif dan tidak menentu.
BACA JUGA: Dari Bonus Produksi hingga CSR, Ini Kontribusi SOL untuk Tapanuli Utara
“Paling hadir sekali seminggu, terkadang dua kali seminggu. Pokoknya tidak menentu,” ujar sumber tersebut kepada TEKAPE.co, baru-baru ini.
Sumber yang sama juga menyebut kepala puskesmas terkesan kurang berinteraksi dengan sejumlah staf dan pegawai di lingkungan Puskesmas Sipahutar.
Untuk memastikan informasi tersebut, wartawan TEKAPE.co melakukan sejumlah kunjungan ke Puskesmas Sipahutar selama Agustus 2026. Dalam beberapa kunjungan tersebut, kepala puskesmas tidak berada di lokasi.
BACA JUGA: Bawa Ganja ke Sekolah, Pelajar 14 Tahun di Toba Diamankan Polisi
Temuan tersebut kemudian menjadi perhatian karena ketidakhadiran pimpinan pada jam kerja dapat berpengaruh terhadap koordinasi, pengawasan, serta pelaksanaan pelayanan apabila tidak disertai penugasan atau kegiatan kedinasan di luar kantor.
Di sisi lain, keberadaan pimpinan fasilitas kesehatan menjadi bagian penting dalam memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan secara efektif, termasuk koordinasi dengan tenaga kesehatan dan instansi terkait.
Sejumlah pihak pun berharap Pemkab Taput melakukan pengecekan secara objektif terhadap tingkat kehadiran dan pelaksanaan tugas Kepala Puskesmas Sipahutar, termasuk memastikan apakah setiap aktivitas di luar kantor berkaitan dengan tugas kedinasan.
Hal tersebut dinilai penting agar agenda peningkatan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan merata di Kabupaten Tapanuli Utara dapat berjalan sebagaimana mestinya.
Kepala Puskesmas Sipahutar, dr. Reynold Situmorang, Selasa (01/09/2026) melalui pesan WhatsApp ketika dikonfirmasi mengenai dugaan seringnya ia tidak berada di kantor pada jam kerja.
Kemudian dimintai penjelasan apakah kepergian dari kantor tersebut berkaitan dengan tugas kedinasan, seperti kegiatan lapangan maupun koordinasi dengan Dinas Kesehatan. Selain itu, ditanyakan pula apakah terdapat mekanisme pencatatan atau surat tugas ketika kepala puskesmas meninggalkan kantor pada jam kerja.
Turut dimintai mengenai bagaimana pelayanan, koordinasi, dan pengawasan terhadap tenaga kesehatan tetap dipastikan berjalan ketika pimpinan berada di luar kantor.
Konfirmasi lainnya menyangkut informasi dari salah seorang pegawai yang menyebut kepala puskesmas hanya berada di kantor sekitar satu hingga dua kali dalam sepekan. Media meminta penjelasan apakah informasi tersebut benar, dibantah, atau terdapat kondisi lain yang mendasarinya.
Hingga berita ini diterbitkan, dr. Reynold Situmorang belum memberikan tanggapan atas konfirmasi yang disampaikan melalui WhatsApp.
(Abednego Manalu)





Tinggalkan Balasan