oleh

Disdikbud Luwu Persiapkan 50 Sekolah Tingkat SD dan SMP Jelang Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka

LUWU, TEKAPE.co – Pertengahan tahun ini, pemerintah berencana akan mulai membolehkan pembelaran tatap muka (PTM).

Untuk Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Luwu, telah siap menggelar TPM, namun dengan segudang kelengkapan sebagai syarat PTM, yang diwajibkan pemerintah.

Disdikbud Luwu tengah melakukan Persiapan Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka secara terbatas, dengan mengidentifikasi 50 sekolah dari jenjang Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP).

50 SD dan SMP itu bakal mengikuti uji coba pembelajaran tatap muka, yang tersebar di 22 Kecamatan di Kabupaten Luwu.

“Uji coba pembelajaran tatap muka di Kabupaten Luwu, insya Allah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan siap,” jelas Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Luwu, Drs Hasbullah Bin Mush, saat ditemui diruang kerjanya, Senin, 17 Mei 2021.

Saat ini, pihaknya sudah menyiapkan 50 sekolah yang akan dijadikan sampel, yang terdiri dari 25 SD dan SMP yang tersebar di setiap Kecamatan di Kabupaten Luwu. Masing-masing Kecamatan terdiri dari 2 Sekolah SD dan SMP.

Hasbullah, mengatakan persiapan yang dilakukan untuk Sekolah yang akan dijadikan sampel Pembelajaran Tatap Muka ini diharapkan, mudah-mudahan bisa diterima, khususnya gugus tugas penanganan pencegahan Covid-19.

Ia menjelaskan, sekolah yang akan dijadikan sampel PTM, diwajikan untuk memenuhi segudang syarat, yakni masalah protokol kesehatan (prokes), seperti sekolah harus menyiapkan bilik pembatas, pengukur suhu tubuh, handsinteser, dan tempat cuci tangan. Juga dalam setiap kelas hanya diisi 15 siswa.

“Termasuk kita upayakan ada ruangan yang diperuntuhkan khusus bagi orang tua siswa yang mengantar anaknya ke sekolah. Agar orang tua siswa yang mau menunggu anaknya bisa menunggu di ruangan tersebut, tapi tentunya ruangan itu juga akan dilengkapi dengan Prokes yang ketat,” ucapnya.

Lanjut dia, meski belum bisa memastikan kapan uji coba PTM bakal diterapkan di Kabupaten Luwu, namun sejumlah persiapan terus dilakukan pihaknya.

“Kami belum bisa tentukan kapan jadwal uji coba PTM akan kita mulai, tapi soal kesiapan PTM, kami siap. Kami juga telah menyiapkan SOP untuk PTM yang nantinya akan kita hadapkan ke Bapak Bupati Luwu dan Tim Gugus Tugas, serta kita juga masih menunggu surat edaran Bupati Luwu,” terangnya.

Hasbullah menambahkan, saat ini Dinas Pendidikan akan melakukan koordinasi dengan Satgas Covid-19 Luwu, agar pada uji coba PTM nanti berjalan dengan baik.

Untuk proses pelaksanaan pembelajaran Tatap Muka, akan dibagi shift, sesuai dengan Prokes, dimana nantinya dalam setiap kelas hanya diisi 15 siswa.

“Dalam proses uji coba Pembelajaran tatap muka untuk mekanisme jam belajar dibagi shift, dimana tiap jam mata pelajaran akan diisi 15 siswa,” ujarnya.

Sementara bagi Sekolah yang dijadikan sampel sukses dalam pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka akan dijadikan sebagai sekolah study banding bagi sekolah lain.

“Sedangkan untuk sekolah yang tidak dijadikan sampel untuk proses pembelajarannya tetap secara daring atau online,” jelasnya. (ham)

Komentar

Berita Terkait