Dilepas Rektor Sri Hastuty, Mahasiswa UNCP Palopo Bawa Budaya Luwu Raya ke KMI EXPO 2026
PALOPO TEKAPE.co – Membawa identitas budaya Luwu Raya ke panggung nasional, mahasiswa Universitas Cokroaminoto Palopo (UNCP) bersiap mengikuti KMI EXPO XVII 2026 di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Banyumas, Jawa Tengah.
Kontingen UNCP secara resmi dilepas Rektor UNCP, Dr. Sri Hastuty Saruman, S.E., M.Pd., dalam acara yang berlangsung di Gedung Rektorat UNCP, Kampus 1 Palopo, Sabtu (26/9/2026).
Mereka dijadwalkan bertolak menuju Banyumas untuk mengikuti ajang kewirausahaan mahasiswa tingkat nasional yang berlangsung 29 September hingga 1 Oktober 2026.
BACA JUGA: 807 Mahasiswa UNCP Resmi Diwisuda, Rektor Ungkap Capaian Kampus Jelang 60 Tahun
Pada KMI EXPO XVII kali ini, UNCP membawa Luwu Raya Culture Bag sebagai karya unggulan.
Produk tersebut merupakan inovasi kreatif yang mengangkat kekayaan budaya Luwu Raya dan mengemasnya menjadi produk bernilai ekonomi sekaligus membawa identitas budaya daerah ke tingkat nasional.
Kontingen UNCP terdiri dari Rohyd sebagai ketua, Rahmi Hikma dan Rafi Dwi Putra sebagai anggota. Tim tersebut didampingi Andi Jumardi, S.Pd., M.Pd., selaku dosen pembimbing.
BACA JUGA: 26 Mahasiswa UNCP Palopo Dapat Beasiswa, Ada Pesan Khusus agar Segera Wisuda
Saat melepas kontingen, Sri Hastuty memberikan apresiasi kepada para mahasiswa yang telah membawa nama UNCP hingga ke ajang nasional.
Ia meminta mahasiswa memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menunjukkan kemampuan sekaligus mendapatkan pengalaman baru.
“Bawa nama baik UNCP dan Luwu Raya. Tampilkan karya terbaik, percaya diri, dan jadikan kesempatan ini sebagai ruang untuk belajar, berjejaring, dan berkembang,” pesan Rektor.
Kali Kedua Berturut-turut
Keikutsertaan UNCP pada KMI EXPO XVII 2026 menjadi penampilan kedua kampus tersebut secara berturut-turut.
Sebelumnya, UNCP juga ambil bagian dalam KMI EXPO XVI 2025.
Partisipasi tersebut menjadi bagian dari pembinaan mahasiswa UNCP dalam mengembangkan kewirausahaan dan inovasi.
Mahasiswa didorong tidak hanya menghasilkan gagasan, tetapi juga mengolahnya menjadi produk yang memiliki nilai tambah serta berpotensi dikembangkan secara lebih luas.
Tahun ini, Luwu Raya Culture Bag menjadi karya yang membawa unsur budaya lokal ke arena nasional.
Mengusung semangat “Membawa Budaya, Menyatukan Gaya”, produk itu diharapkan dapat menjadi salah satu media untuk memperkenalkan identitas budaya Luwu Raya melalui kreativitas dan inovasi mahasiswa.





Tinggalkan Balasan