Demo Tuntut Provinsi Luwu Raya di Palopo Memanas, Mahasiswa Alami Luka Bakar
Aksi tetap berlanjut dengan orasi yang disampaikan secara bergantian menggunakan pengeras suara.
Dalam orasinya, para demonstran menegaskan bahwa wilayah Tana Luwu dinilai layak menjadi provinsi baru dan tidak lagi bergantung pada Sulawesi Selatan.
Mereka menilai potensi ekonomi di Luwu Raya cukup kuat untuk menopang pemerintahan sendiri.
“Tana Luwu memiliki sumber daya dan kontribusi besar terhadap Pendapatan Asli Daerah Sulawesi Selatan. Itu menjadi bukti bahwa Luwu Raya mampu berdiri sebagai provinsi,” ujar salah seorang orator.
Selain itu, massa aksi juga mendesak pemerintah pusat, khususnya Presiden Prabowo Subianto, agar memberikan perhatian serius terhadap aspirasi masyarakat Luwu Raya.
Mereka menegaskan bahwa peringatan Hari Perlawanan Rakyat Luwu (HPRL) pada Januari ini akan dijadikan momentum untuk terus mendorong pembentukan Provinsi Luwu Raya di tingkat nasional.(*)



Tinggalkan Balasan