Bawa Alat Cukur di Motor, Babinsa di Luwu Utara Sisir Sekolah hingga Masjid Layani Warga Gratis
Program tersebut mendapat respons positif dari masyarakat.
Wawan Hermanto, salah satu orang tua siswa, mengatakan kehadiran Babinsa dengan layanan cukur gratis sangat membantu keluarga, khususnya mereka yang ingin menghemat pengeluaran.
Menurutnya, layanan tersebut tidak hanya dirasakan pelajar sekolah dasar, tetapi juga masyarakat yang membutuhkan jasa potong rambut.
“Kalau tarifnya sama sekali tidak ada alias gratis. Bahkan anak saya tidak pernah lagi cukur di pangkas rambut dan selalu menunggu Pak Babinsa untuk dicukur di sekolah. Jadi, kami sangat terbantu,” kata Wawan.
Dalam sehari, Satriwan bisa melayani hingga sekitar 20 orang.
Selama empat tahun menjalankan kegiatan tersebut, ia terus membawa peralatan cukurnya berkeliling untuk mendatangi warga yang membutuhkan.
Layanan tersebut sekaligus menjadi bentuk kepedulian Babinsa kepada masyarakat di wilayah binaannya.
Dengan cukur rambut gratis, Satriwan berharap dapat membantu meringankan beban warga yang belum sempat atau belum memiliki biaya untuk menggunakan jasa barbershop.
Kegiatan sederhana tersebut menjadi salah satu cara Satriwan membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus memberikan manfaat langsung bagi warga di wilayah tugasnya. (*)





Tinggalkan Balasan