Antrean BBM Mengular Tiap Hari di SPBU Padang Alipan, Dugaan Pungutan Disorot
Sementara itu, saat dikonfirmasi pada Jumat (25/9/2026), Kapolsek Telluwanua, AKP Anwar mengatakan, pengisian BBM di SPBU tersebut telah menggunakan barcode sesuai dengan jenis pengisian.
Keterangan tersebut menjadi salah satu hal yang kembali dipertanyakan masyarakat karena antrean kendaraan masih terjadi.
Warga berharap penerapan barcode tidak hanya sebatas proses administrasi, tetapi juga efektif memastikan BBM subsidi diterima konsumen yang memang berhak.
Masyarakat meminta adanya pemeriksaan untuk mengetahui apakah terdapat celah dalam sistem, termasuk kemungkinan penggunaan barcode yang tidak sesuai, transaksi berulang, maupun pengisian BBM untuk kepentingan yang tidak sesuai ketentuan.
Warga juga meminta Pertamina, kepolisian, dan instansi terkait melakukan pengawasan tidak hanya terhadap panjang antrean dan dampaknya terhadap lalu lintas, tetapi juga terhadap mekanisme distribusi BBM di SPBU Padang Alipan.
Jika nantinya ditemukan pelanggaran, masyarakat berharap dilakukan penindakan sesuai ketentuan.
Sebaliknya, apabila seluruh proses pengisian telah berjalan sesuai aturan, pihak pengelola SPBU diharapkan memberikan penjelasan mengenai faktor yang menyebabkan antrean panjang terus terjadi.
Pihak SPBU Padang Alipan yang dikonfirmasi membantah adanya pungutan dalam pengisian BBM jenis solar.
“Itu tidak benar. Di sini ada tim Satgas yang melakukan pemantauan setiap hari,” katanya. (*)





Tinggalkan Balasan