Tekape.co

Jendela Informasi Kita

Andi Sudirman soal Jalan Ditanami Pisang: Makin Banyak, Makin Tak Saya Kerjakan

Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan pemerintah tetap memprioritaskan pembangunan jalan berdasarkan perencanaan, bukan karena aksi protes seperti penanaman pohon pisang di ruas jalan rusak. (ist)

Seorang warga bernama Maryam mengatakan kerusakan jalan itu telah berlangsung sekitar dua tahun. Menurutnya, kondisi jalan sangat membahayakan pengguna, terutama saat musim hujan karena lubang tertutup genangan air.

“Mungkin sudah dua tahun rusak. Sudah berlubang sekali baru kalau siang berdebu jalanan. Sementara kalau hujan, bahaya kalau lewat di situ karena lubangnya sudah tidak kelihatan tertutup air. Mungkin karena warga sudah kesal jadi tanam pohon pisang di situ,” ujar Maryam.

Pemprov Siapkan Rp 80 Miliar untuk Jalur Mamminasata

Dalam kesempatan yang sama, Andi Sudirman juga memastikan Pemerintah Provinsi Sulsel menyiapkan sekitar Rp80 miliar untuk menuntaskan pembebasan lahan proyek Jalan Mamminasata di Kabupaten Maros.

Ruas jalan yang berada di Lingkungan Bontojolong, Kelurahan Raya, Kecamatan Turikale itu nantinya akan menghubungkan Jalan Lingkar Barat (Jalbar) dengan kawasan Arhanud.

Bupati Maros Chaidir Syam menyambut kepastian anggaran tersebut. Dia mengatakan pembebasan lahan menjadi tahapan penting sebelum pembangunan fisik dapat dimulai.

“Ini juga berita yang sangat menggembirakan. Tadi disampaikan oleh Bapak Gubernur bahwa Pemerintah Provinsi tahun ini sudah menyiapkan anggaran untuk menuntaskan pembebasan lahan Mamminasata,” kata Chaidir.

Menurut Chaidir, setelah seluruh lahan selesai dibebaskan, pembangunan fisik jalan akan dilanjutkan pemerintah pusat yang disebut telah menyiapkan anggaran sekitar Rp500 miliar.

Dia berharap proyek strategis tersebut segera terealisasi untuk mengurangi kemacetan yang terus meningkat di Kabupaten Maros.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini