Tekape.co

Jendela Informasi Kita

Tujuh Laga Tanpa Menang, Juku Eja Kembali Buntu di Depan Gawang

Yuran Fernandes (PSM Makassar) berusaha menyundul bola dari pemain Semen Padang, Armando Oropa, dalam laga di Stadion BJ Habibie, Parepare, Senin malam (2/2/2026). Hingga menit 70, skor masih 0-0. (Official PSM Makassar)

MAKASSAR, TEKAPE.co – PSM Makassar harus puas berbagi satu poin dengan Semen Padang setelah kedua tim bermain imbang 0-0 pada pekan ke-19 Super League 2025/2026, di Stadion BJ Habibie, Kota Parepare, Senin (2/2/2026)malam.

Hasil ini memperpanjang tren tanpa kemenangan PSM Makassar menjadi tujuh laga, dengan catatan dua seri dan lima kalah.

Terakhir kali Juku Eja meraih kemenangan adalah saat comeback 4-3 melawan Persis Solo di Stadion Manahan, Solo, pada 29 November 2025.

Kendati tanpa kemenangan, PSM Makassar kembali mencatatkan cleansheet, sesuatu yang terakhir terjadi pada kemenangan 5-0 atas PSBS Biak pada 21 November 2025.

Tambahan satu poin membuat PSM Makassar tetap menempati posisi 13 dengan 20 poin.

Sementara Semen Padang juga memperpanjang tren tanpa kemenangan menjadi lima pertandingan terakhir, dengan dua seri dan tiga kekalahan, dan naik ke peringkat 16 dengan 12 poin.

Babak Pertama

Semen Padang yang bertindak sebagai tamu langsung menekan sejak awal. Beberapa peluang didapat, termasuk sepak pojok, tetapi gagal dimaksimalkan.

PSM Makassar juga beberapa kali membahayakan pertahanan lawan melalui tembakan dari Daisuke Sakai, Victor Luiz, dan tendangan bebas Dzaky Asraf, namun selalu bisa digagalkan.

Reza Arya tampil impresif di bawah mistar gawang, beberapa kali menggagalkan tembakan pemain Semen Padang, termasuk dari Kianz Froese dan Irsyad Maulana.

Peluit turun minum, skor tetap 0-0.

Babak Kedua

Semen Padang melakukan rotasi pemain sejak awal babak kedua, dengan Kasim Botan masuk menggantikan Armando Oropa.

Tim tamu beberapa kali mengancam, namun upaya Kianz Froese, Samuel Simanjuntak, dan Irsyad Maulana bisa digagalkan Reza Arya dan pertahanan PSM Makassar.

PSM Makassar merespons melalui serangan balik yang dikomandoi Daisuke Sakai, Victor Luiz, dan Aloisio Soares, namun pertahanan Semen Padang cukup disiplin.

Pelatih Tomas Trucha melakukan pergantian strategis, memasukkan Gledson Paixao, Abdul Rahman, Resky Fandi, dan Luka Cumic untuk menambah daya gedor.

Semen Padang lebih banyak menguasai bola di menit akhir, mencoba memanfaatkan crossing, namun tidak ada yang berhasil menembus pertahanan PSM Makassar.

Hingga peluit panjang dibunyikan, skor tetap 0-0.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini