Sejumlah Kejanggalan Disorot di Proyek Irigasi Simok-mok (PHTC-5B) Rp3,5 Miliar
Demikian pula dengan campuran bahan perekat. Secara visual, campuran yang digunakan tampak memiliki komposisi pasir yang cukup dominan dibandingkan semen.
Meski demikian, kepastian mengenai kualitas campuran tersebut membutuhkan pemeriksaan teknis atau pengujian oleh pihak yang berwenang.
Saat dimintai penjelasan lebih lanjut mengenai mutu pekerjaan, Simanjuntak yang mengaku sebagai pengawas di lapangan menyatakan dirinya hanya bertugas sebagai pengawas dan tidak mengetahui secara mendalam mengenai spesifikasi teknis maupun mutu pekerjaan.
Di lokasi pekerjaan juga terlihat lebih dari 10 pekerja yang disebut tidak menggunakan alat pelindung diri (APD) secara lengkap.
Kondisi tersebut menjadi perhatian karena pekerjaan konstruksi memiliki risiko keselamatan dan kesehatan kerja sehingga penggunaan APD semestinya disesuaikan dengan potensi bahaya pekerjaan serta ketentuan keselamatan konstruksi yang berlaku.
Sejumlah pihak berharap pemerintah provinsi dan instansi teknis terkait melakukan pemeriksaan terhadap pelaksanaan proyek tersebut. Pemeriksaan diperlukan untuk memastikan pekerjaan telah dilaksanakan sesuai kontrak, spesifikasi teknis, volume, mutu material, serta standar keselamatan konstruksi.





Tinggalkan Balasan