Tekape.co

Jendela Informasi Kita

Puluhan UMKM Luwu Utara Ikuti Pelatihan dan Kurasi Produk dari Alfamart

Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, saat menyampaikan sambutannya pada kegiatan “Pelatihan Manajemen Ritel dan Kurasi Produk UMKM” yang digelar Alfamart Cabang Luwu, Kamis (23/4/2026), di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. (ist)

LUWU UTARA, TEKAPE.co -Lebih dari 60 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Luwu Utara mengikuti program ‘Pelatihan Manajemen Ritel dan Kurasi Produk UMKM’ yang digelar Alfamart Cabang Luwu, Kamis (23/4/2026), di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas pelaku UMKM agar mampu memenuhi standar produk dan masuk ke jaringan ritel modern.

Peserta mendapatkan pembekalan terkait strategi pemasaran, manajemen ritel, peningkatan kualitas produk, hingga aspek legalitas, desain kemasan, komposisi, konsistensi kualitas, dan administrasi usaha.

Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, mengapresiasi program tersebut. Ia menilai kolaborasi pemerintah daerah dan sektor swasta penting untuk mendorong daya saing UMKM.

“Pelatihan dengan dukungan sektor swasta seperti ini sangat dibutuhkan untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan pelaku UMKM, sehingga produk mereka mampu bersaing dan masuk ke ritel modern. Kolaborasi dengan Alfamart merupakan bentuk kerja sama yang tepat,” ujar Andi saat membuka kegiatan.

Ia berharap ilmu yang diperoleh peserta dapat langsung diterapkan, sehingga produk UMKM tidak hanya kompetitif di tingkat lokal, tetapi juga mampu menembus pasar nasional melalui jaringan ritel modern.

Regional Corporate Communications Manager Alfamart, Budi Santoso, mengatakan pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pengembangan UMKM melalui pendampingan berkelanjutan.

“Pelatihan ini memberikan pengetahuan praktis yang dapat langsung diterapkan oleh para pelaku UMKM. Dukungan dari Pemerintah Luwu Utara juga sangat berarti dalam menciptakan ekosistem yang berkelanjutan bagi pertumbuhan UMKM. Tantangan utama UMKM bukan hanya pada kualitas produk, tetapi juga akses pasar dan pengelolaan usaha,” ujar Budi.

Ia menambahkan, masih banyak pelaku UMKM yang belum memahami standar produk untuk masuk ke ritel modern, mulai dari komposisi, perizinan, hingga desain kemasan.

“Selain kualitas produk, kemasan yang tepat juga sangat menentukan daya saing. Kami ingin memastikan produk UMKM mampu memenuhi standar tersebut,” tambahnya.

Melalui program ini, Alfamart juga membuka peluang pemasaran bagi produk UMKM lokal agar dapat masuk ke jaringan gerainya, dengan tetap memperhatikan kesiapan dan standar masing-masing pelaku usaha.

Pendampingan berkelanjutan diharapkan mendorong UMKM berkembang hingga mampu bersaing di pasar nasional maupun global. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini