PT Vale Gelontorkan Rp78 Miliar untuk Program Sosial di Morowali, Sentuh 17 Desa Lingkar Tambang
MOROWALI, TEKAPE.co — Komitmen PT Vale Indonesia Tbk dalam mendorong kesejahteraan masyarakat di wilayah lingkar tambang kembali ditegaskan.
Hingga tahun 2025, perusahaan tambang ini telah mengalokasikan investasi sosial mencapai lebih dari Rp78 miliar yang menyasar 17 desa di Kecamatan Bahodopi dan Bungku Timur, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah.
Program tersebut difokuskan pada sejumlah sektor strategis, mulai dari pengelolaan lingkungan, pertanian, pendidikan, hingga kesehatan masyarakat.
Salah satu program unggulan yang dijalankan adalah pengelolaan sampah berbasis masyarakat melalui pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) di Desa Onepute Jaya.
Fasilitas ini dikelola oleh lembaga masyarakat setempat dan menjadi bagian dari upaya kolaboratif bersama pemerintah daerah.
Community Development Officer PT Vale IGP Morowali, Salwa Ahmad, mengungkapkan bahwa hingga pertengahan 2025, TPS3R tersebut telah mampu mengelola puluhan ton sampah, baik organik maupun anorganik, sekaligus mendukung sistem ekonomi sirkular di tingkat desa.
“Program ini juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat, karena TPS3R turut membeli sampah plastik dari pengepul serta menjadi offtaker sampah organik,” jelasnya.
Di sektor pertanian, PT Vale mendorong pengembangan pertanian organik di sejumlah desa, seperti Ululere, Kolone, hingga Lahuafu.
Program ini dijalankan bersama dinas terkait dan melibatkan petani lokal melalui pelatihan hingga sertifikasi.
Hasilnya pun mulai terlihat. Produktivitas padi mencapai lebih dari 5 ton per hektare, sementara komoditas sayuran menunjukkan hasil signifikan dari lahan yang dikelola secara berkelanjutan.

Tak hanya itu, perhatian terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia juga menjadi prioritas.
PT Vale berkontribusi dalam pembangunan sarana pendidikan, pelatihan vokasi, hingga program edukasi sosial yang menyasar generasi muda.
Di bidang kesehatan, berbagai intervensi juga dilakukan, mulai dari renovasi fasilitas kesehatan, bantuan ambulans, hingga penyediaan alat medis.
Program Gerakan Masyarakat Sehat turut digalakkan di belasan desa melalui pemeriksaan gratis, edukasi kesehatan, dan kampanye pola hidup sehat.
Upaya penanganan stunting dan masalah gizi juga menjadi fokus, dengan pelaksanaan seminar, pemberian makanan tambahan, serta peningkatan kapasitas tenaga kesehatan di wilayah binaan.
“Ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan kami untuk tumbuh bersama masyarakat,” ujar Salwa.
Melalui berbagai program tersebut, PT Vale memastikan bahwa kehadirannya tidak hanya berdampak pada sektor industri, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya. (*)





Tinggalkan Balasan