oleh

Polres Palopo Kirim Sampel Mi Diduga Berformalin ke BPOM Makassar Sejak 2 Bulan Lalu

PALOPO, TEKAPE.co – Masih ingat tentang pemeriksaan makanan berformalin Ramadan lalu? Ternyata, ada sampel makanan berupa mi, yang diduga berformalin dibawa ke Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Makassar untuk diuji di laboratorim.

Namun hingga kini, hasilnya diklaim Polres Palopo masih belum keluar. Padahal sampelnya dikirim sejak 2 bulan lalu, sekitar sepekan sebelum hari raya idulfitri 1439 H/Juni 2018.

Kasatres Narkoba Polres Palopo, AKP Zainuddin, saat dikonfirmasi Tekape.co, Kamis 30 Agustus 2018, mengaku, hingga kini pihaknya belum menerima hasil lab di BPOM Makassar.

“Sampai saat ini, kita masih tetap menunggu hasilnya. Jika hasil lab keluar, segera kita sampaikan,” tegasnya.

Ia mengaku, pihaknya selalu mengecek hasil pemeriksaan di Makassar, namun hasilnya belum juga keluar.

“Tidak semudah itu mengungkap hal seperti itu. Kita butuh waktu dan menunggu hasil lab, baru kita tindaklanjuti,” tandasnya.

Dari informasi yang dihimpun, pengiriman sampel makanan tersebut dilakukan Satres Narkoba Polres Palopo, setelah ada indikasi kuat mie mengandung formalin yang diproduksi perusahaan mie Primus, yang ada di bilangan jalan Dr Ratulangi Palopo.

Pengiriman ke BPOM untuk diuji, itu dilakukan untuk menegaskan jika mie tersebut benar-benar positif mengandung formalin.

Sebab hasil pemeriksaan Dinkes Palopo, menurut sumber terpercaya, mie tersebut positif mengandung formalin.

Sementara itu, Ketua Eksekutif Wilayah Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Sulsel, Maulana Irfani, Kamis 30 Agustus 2018, meminta agar polisi tak bermain-main terhadap masalah tersebut. Sebab menurutnya, ini membahayakan orang banyak. (rin)

Komentar

Berita Terkait