Tekape.co

Jendela Informasi Kita

Nelayan Bone-Bone Luwu Utara Bakal Punya Pabrik Es, Erni Idris dan KKP Cek Lokasi

Anggota DPRD Luwu Utara Erni Idris bersama perwakilan KKP RI meninjau lokasi rencana pembangunan pabrik es balok di Desa Tamuku, Kecamatan Bone-Bone, Luwu Utara, Sabtu (26/9/2026). (ist)

BONE-BONE, TEKAPE.co – Rencana pembangunan pabrik es balok di Desa Tamuku, Kecamatan Bone-Bone, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, mulai ditinjau.

Anggota DPRD Luwu Utara dari Fraksi NasDem, Erni Idris, bersama perwakilan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI turun langsung melihat lokasi yang disiapkan untuk pembangunan fasilitas tersebut, Sabtu (26/9/2026).

Peninjauan dilakukan sebagai bagian dari program Kampung Nelayan yang digagas KKP untuk mendukung kebutuhan masyarakat pesisir, termasuk ketersediaan es bagi nelayan.

BACA JUGA: Polres Morowali Turun Tangan, Cek Lokasi Pengambilan Material Timbunan Pakai Excavator di Desa Bente

Fasilitas tersebut nantinya diharapkan dapat membantu nelayan mempertahankan kualitas ikan dan hasil tangkapan lainnya setelah melaut.

Saat berada di lokasi, Erni Idris dan perwakilan KKP mengecek kondisi lahan sekaligus melihat kesiapan lokasi sebelum pembangunan pabrik es balok memasuki tahapan berikutnya.

Pemerintah setempat serta perwakilan Dinas Perikanan Kabupaten Luwu Utara turut hadir dalam peninjauan tersebut.

BACA JUGA: Bupati Morowali Iksan Soroti Komunikasi Atasan-Bawahan: Program Pelayanan Tak Maksimal

Erni mengatakan keberadaan pabrik es balok di Tamuku diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi nelayan, khususnya dalam menjaga kualitas hasil tangkapan.

“Semoga dengan adanya pabrik es balok kelak dapat membantu para nelayan khususnya di Desa Tamuku,” ucapnya.

Menurut Erni, program Kampung Nelayan tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fasilitas, tetapi juga diarahkan untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat yang menggantungkan hidup dari sektor perikanan.

“Dengan adanya pabrik es balok ini, kebutuhan es bagi nelayan di wilayah Bone-Bone dan sekitarnya diharapkan dapat terpenuhi dengan lebih mudah, sehingga hasil tangkapan tetap terjaga kualitasnya dan memiliki nilai ekonomi yang baik,” tutupnya.

Pembangunan fasilitas tersebut diharapkan dapat memperkuat dukungan sarana bagi nelayan, mulai dari saat hasil tangkapan didaratkan hingga proses distribusi ke pasar.

(Accy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini