Tekape.co

Jendela Informasi Kita

Kakanwil Kemenag Sulsel Tinjau Kesiapan Posko Ramah Pemudik di Jalur Selatan

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan, Ali Yafid, meninjau kesiapan posko Ramah Pemudik di Masjid Raudhatussalihin, Kecamatan Bontonompo, Kabupaten Gowa, yang difungsikan sebagai rest area “Andalan Hati”, dalam rangka menghadapi arus mudik dan balik Idulfitri 1447 Hijriah. (dok.humaskemenagsulsel)

MAKASSAR, TEKAPE.co – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan, Ali Yafid, memantau langsung kesiapan posko Ramah Pemudik di jalur poros utama arus mudik dan balik wilayah selatan Sulawesi Selatan, dari Kabupaten Gowa hingga Kabupaten Bulukumba, menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Pemantauan dilakukan untuk memastikan kesiapan layanan keagamaan terpadu yang melibatkan jajaran Kementerian Agama di masjid, madrasah, dan Kantor Urusan Agama (KUA) yang difungsikan sebagai posko layanan bagi pemudik.

Dalam kunjungan tersebut, Ali Yafid meninjau kondisi sarana dan prasarana posko, meliputi kelayakan tempat istirahat, kebersihan lingkungan, ketersediaan air bersih, fasilitas ibadah, serta kesiapan petugas.

BACA JUGA: Kemenag Sulsel Salurkan Ribuan Bantuan Lewat Program Tebar Harapan Ramadan

Ia juga mengevaluasi kesiapan operasional guna memastikan layanan berjalan optimal selama arus mudik dan balik.

“Program Ramah Pemudik ini menjadi wujud nyata kehadiran Kementerian Agama dalam memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat. Karena itu, seluruh jajaran harus memastikan bahwa layanan yang diberikan tidak hanya tersedia, tetapi juga berkualitas, nyaman, dan humanis,” ujar Ali Yafid.

Ia menekankan pentingnya menjaga standar layanan di seluruh titik posko serta memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, dan pengelola rumah ibadah.

“Melayani pemudik adalah bentuk pengabdian dan ibadah. Insya Allah, setiap kebaikan yang dilakukan akan dilipatgandakan pahalanya, apalagi di bulan Ramadan yang penuh keberkahan ini,” tambahnya.

Ali Yafid juga mengapresiasi jajaran Kementerian Agama kabupaten/kota yang dinilai siap mendukung program tersebut.

“Kami mengapresiasi kerja sama dan kesiapan seluruh jajaran Kementerian Agama di daerah. Ini menunjukkan komitmen bersama dalam menghadirkan layanan keagamaan yang berdampak dan dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya para pemudik,” tambah Ali Yafid.

Program Ramah Pemudik di Sulawesi Selatan menyediakan berbagai layanan, seperti tempat istirahat, fasilitas ibadah, air bersih, dan informasi perjalanan.

Posko ini diharapkan membantu mengurangi kelelahan pemudik sekaligus memastikan kebutuhan dasar mereka terpenuhi selama perjalanan.

Hasil pemantauan akan menjadi dasar evaluasi untuk memastikan seluruh posko beroperasi optimal sepanjang periode mudik dan arus balik Lebaran. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini