Tekape.co

Jendela Informasi Kita

Hindari Kendaraan dari Arah Berlawanan, Sigra Terjun ke Jurang 200 Meter di Palopo

Kecelakaan mobil Daihatsu Sigra yang terjun ke jurang sedalam sekitar 200 meter di Jalan Poros Palopo-Toraja Km 16, Kelurahan Battang Barat, Kecamatan Wara Barat, Minggu (2/8/2026). (Dok: Polres Palopo)

PALOPO, TEKAPE.co – Sebuah mobil Daihatsu Sigra berwarna merah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Poros Palopo-Toraja Kilometer 16, Kelurahan Battang Barat, Kecamatan Wara Barat, Kota Palopo, Minggu (2/8/2026).

Akibat insiden yang terjadi sekitar pukul 17.55 Wita, tiga orang mengalami luka-luka.

Informasi yang dihimpun di lokasi menyebutkan, kecelakaan bermula saat mobil melaju dari arah Palopo menuju Toraja.

BACA JUGA: Direktur WALHI Sulsel Tantang Kapolres Luwu dan Kapolda Ungkap Dalang Tambang Emas Ilegal di Bajo Barat

Pengemudi diduga berusaha menghindari kendaraan yang datang dari arah berlawanan.

Dalam upaya tersebut, ban kiri kendaraan disebut keluar dari badan jalan ketika mobil masih melaju dengan kecepatan tinggi.

Kondisi itu membuat pengemudi kehilangan kendali hingga kendaraan oleng sebelum akhirnya terperosok ke jurang sedalam kurang lebih 200 meter.

BACA JUGA: Buruh Proyek Sekolah Rakyat di Sinjai Curi Laptop Rekan, Dijual Rp 1,1 Juta

Warga bersama petugas kemudian melakukan proses evakuasi terhadap para korban.

Ketiganya selanjutnya dilarikan ke Rumah Sakit Bintang Laut Palopo untuk mendapatkan perawatan medis.

Menerima laporan kejadian, personel Unit Gakkum Satlantas Polres Palopo langsung menuju lokasi.

Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengevakuasi kendaraan, serta meminta keterangan sejumlah saksi untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan.

Kasat Lantas Polres Palopo, AKP Deny Kurniawan mengatakan, penyelidikan masih berlangsung guna memastikan faktor yang menyebabkan mobil tersebut terjun ke jurang.

“Prioritas kami saat ini adalah memastikan para korban mendapatkan penanganan medis yang optimal serta mengumpulkan seluruh fakta di lokasi kejadian,” kata Deny.

Ia juga mengingatkan para pengguna jalan agar meningkatkan kewaspadaan saat melintasi jalur Palopo-Toraja yang dikenal memiliki medan menanjak, tikungan tajam, dan kawasan perbukitan.

“Kami mengimbau para pengendara untuk selalu mengutamakan keselamatan, mengurangi kecepatan di jalur rawan kecelakaan, serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan laik jalan sebelum melakukan perjalanan,” tutupnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini