Harga Tomat, Cabai, dan Beras di Luwu Alami Kenaikan Harga, Dinas Perdagangan Tunggu Respons Bulog
LUWU, TEKAPE.co – Harga sejumlah bahan pokok di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, melonjak dalam beberapa hari terakhir. Kenaikan ini terpantau di Pasar Sentral Belopa sejak awal pekan, terutama pada komoditas tomat, cabai rawit, dan beras.
Harga tomat yang sebelumnya dijual Rp15 ribu per kilogram kini melonjak dua kali lipat menjadi Rp30 ribu. Cabai rawit juga mengalami kenaikan signifikan, dari Rp30 ribu menjadi Rp50 ribu per kilogram. Adapun harga beras naik menjadi Rp16 ribu per kilogram, dari sebelumnya Rp15 ribu.
Kenaikan ini belum mempengaruhi harga daging ayam dan telur, yang disebut masih stabil.
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Luwu, Ruslang, membenarkan adanya kenaikan harga beberapa bahan pokok. “Iya betul, termasuk beras, tomat, lombok (cabai rawit), bawang merah, dan daging ayam,” kata Ruslang saat dikonfirmasi Tekape.co, Senin, 07 Juli 2025.
Menurut dia, penyebab utama kenaikan harga adalah terganggunya pasokan dari produsen. Namun, khusus untuk beras, lonjakan harga terjadi karena belum tersalurnya beras dari Badan Urusan Logistik (Bulog) ke masyarakat melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta bantuan pangan pemerintah.
“Beras naik akibat Bulog yang sampai saat ini belum mendistribusikan beras kepada masyarakat,” ujar Ruslang.
Dinas Perdagangan, lanjutnya, telah mengambil langkah awal dengan menggelar rapat koordinasi bersama Bulog untuk program SPHP serta bantuan pangan pemerintah.
“Kami sudah melakukan rapat koordinasi dengan pimpinan Bulog, tinggal menunggu hasilnya dalam minggu ini,” kata dia. (ilh)



Tinggalkan Balasan