Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD 2026 Resmi Digelar
LUWU TIMUR, TEKAPE.co β Staf Ahli Pembangunan, Rapiuddin Tahir, secara resmi membuka Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026, di Aula Sasana Praja Kantor Bupati, Kamis (06/02/2025).
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Bapelitbangda Lutim ini turut dihadiri oleh perwakilan Forkopimda Lutim, para Kepala OPD Lingkup Pemkab Lutim, anggota Komisi I DPRD, Kepala BPS Lutim, serta jajaran Staf Bapelitbangda Lutim.
Dalam sambutannya, Rapiuddin menyampaikan bahwa fokus pembahasan forum ini lebih mengarah pada pembangunan untuk RPJPD Tahun 2025-2029.
“Tujuan rapat ini adalah menjadi landasan berpikir bersama dalam mengidentifikasi permasalahan, serta memberikan informasi yang dapat merumuskan perencanaan strategis daerah, menyusun kebijakan, program, dan kegiatan yang lebih efektif sesuai dengan kebutuhan masyarakat pada Tahun Anggaran 2026,” jelasnya.
Tren Positif Pembangunan Luwu Timur
Lebih lanjut, Rapiuddin menyoroti pencapaian kinerja Pemerintah Luwu Timur yang cukup baik dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.
Menurut rilis Badan Pusat Statistik (BPS) Luwu Timur akhir tahun 2024, Indikator Makro Kabupaten Luwu Timur menunjukkan tren positif.
π Angka Kemiskinan pada 2024 sebesar 6,55%, turun 0,38% dibandingkan 2023 yang sebesar 6,93%.
π Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada 2024 sebesar 4,58%, turun 0,84% dibandingkan 2023 (5,42%).
π Indeks Pembangunan Manusia (IPM) terus meningkat dari 74,71 pada 2020 menjadi 76,44 pada 2024, dengan rata-rata pertumbuhan 0,57% per tahun.
π Laju Pertumbuhan Ekonomi Lutim triwulan III-2024 dibanding triwulan III-2023 mengalami peningkatan 2,00% dan pertumbuhan positif terjadi di hampir semua sektor usaha.
Harapan dan Skala Prioritas RKPD 2026
Rapiuddin berharap forum ini dapat menghasilkan masukan strategis untuk perencanaan pembangunan daerah ke depan.
“Melalui Forum Konsultasi Publik RKPD ini, kita harapkan adanya masukan dari pemangku kepentingan, sehingga dapat ditetapkan skala prioritas yang tajam, baik dalam dokumen RKPD maupun Renja Perangkat Daerah Tahun 2026. Penetapan prioritas ini tentunya tetap memperhatikan visi dan misi Bupati terpilih, RPJPD 2025-2029, serta prioritas pembangunan provinsi dan nasional,” tandasnya.
Forum ini menjadi langkah awal dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan, demi kemajuan Kabupaten Luwu Timur di tahun-tahun mendatang. (hms)
Tinggalkan Balasan