DPRD Luwu Timur Wacanakan Tarik Toraja ke DOB Provinsi Luwu Raya, Palopo Diusulkan Jadi Ibu Kota
Siddiq menambahkan, selain jumlah wilayah, calon Provinsi Luwu Raya juga dinilai layak dari sisi luas wilayah, ketersediaan sumber daya alam (SDA), serta sumber daya manusia (SDM).
Tak hanya soal wilayah, DPRD Luwu Timur juga mulai mengerucutkan pembahasan terkait calon ibu kota provinsi.
Siddiq secara terbuka mengusulkan agar penetapan ibu kota dicantumkan secara eksplisit dalam keputusan DPRD.
“Saya mengusulkan agar ibu kota provinsi dibunyikan langsung dalam surat keputusan DPRD. Kota Palopo paling ideal,” tegasnya.
Meski demikian, ia juga membuka opsi lain jika Palopo tidak disepakati. “Kalau tidak Palopo, Malili atau Karebbe juga bisa dipertimbangkan,” tambah Siddiq.
Hingga kini, DPRD Luwu Timur belum mengeluarkan keputusan final terkait sikap resmi atas pembentukan Provinsi Luwu Raya. Siddiq mengakui, wacana ini berpotensi memunculkan pro dan kontra di tengah masyarakat.
“Tentu akan ada perbedaan pandangan, tapi semua ini perlu didiskusikan secara terbuka agar Provinsi Luwu Raya bisa segera terwujud,” pungkasnya. (*)



Tinggalkan Balasan