Tekape.co

Jendela Informasi Kita

Bupati Luwu Tanam Perdana Bibit Aren Genjah, Dorong Pengembangan Komoditas Bernilai Ekonomi Tinggi

Bupati Luwu, H. Patahudding, melakukan penanaman perdana bibit aren genjah di Dusun Pandoso, Desa Tallang Bulawang, Kecamatan Bajo, sebagai simbol dimulainya pengembangan 2.400 bibit aren genjah di lahan seluas enam hektare guna mendukung penghijauan sekaligus pengembangan komoditas perkebunan bernilai ekonomi tinggi. (dok.diskominfoluwu)

LUWU, TEKAPE.co – Bupati Luwu, H. Patahudding, melakukan penanaman perdana pohon aren genjah di Dusun Pandoso, Desa Tallang Bulawang, Kecamatan Bajo, sebagai langkah awal pengembangan komoditas perkebunan bernilai ekonomi tinggi sekaligus mendukung program penghijauan di Kabupaten Luwu.

Sebanyak 2.400 bibit aren genjah ditanam di lahan seluas enam hektare milik Kapten Islamuddin. Bibit tersebut berasal dari biji asal Medan yang dibudidayakan secara mandiri di lokasi penanaman.

Bupati Luwu mengapresiasi inisiatif Kapten Islamuddin yang memelopori budidaya aren genjah di Kabupaten Luwu. Menurutnya, tanaman aren tidak hanya berfungsi sebagai tanaman penghijauan, tetapi juga memiliki potensi ekonomi yang menjanjikan bagi masyarakat.

“Ini merupakan langkah yang sangat baik. Aren termasuk tanaman hutan yang direkomendasikan untuk penghijauan sekaligus memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Semoga budidaya ini terus berkembang dan tidak hanya di Desa Tallang Bulawang,” ujar Bupati.

Untuk memperluas pengembangan komoditas tersebut, Patahudding mengajak para kepala desa membentuk kelompok kebun hutan agar dapat mengakses dukungan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan, khususnya untuk pengadaan bibit aren.

Menurutnya, budidaya aren genjah berpotensi meningkatkan kesejahteraan masyarakat karena hampir seluruh bagian tanaman memiliki nilai ekonomi dan dapat dimanfaatkan.

Aren Genjah Berproduksi Lebih Cepat

Kapten Islamuddin menjelaskan, aren genjah merupakan varietas yang memiliki prospek besar untuk dikembangkan karena perawatannya relatif mudah dan mulai berproduksi dalam waktu sekitar lima hingga enam tahun setelah ditanam.

Ia mengatakan, tanaman aren (Arenga pinnata) merupakan tanaman endemik Indonesia yang memiliki banyak manfaat ekonomi. Selain menghasilkan air nira sebagai bahan baku gula aren, baik gula cetak, gula semut maupun gula cair, bagian lain seperti akar, batang, kulit, buah hingga lidi daunnya juga dapat dimanfaatkan.

Kegiatan penanaman perdana tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Luwu Muhammad Rudi, Plt. Kepala Dinas Kominfo-SP Imran, Plt. Pabung Luwu, Kapolsek Bajo, Camat Bajo, Kepala Desa Tallang Bulawang, penyuluh pertanian, serta masyarakat setempat. (hms)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini