Tekape.co

Jendela Informasi Kita

BPP DOB Provinsi Luwu Raya Terbentuk, Alfri Jamil: DPRD se-Tana Luwu Perlu Dilibatkan

Wakil Ketua DPRD Kota Palopo, Alfri Jamil. (ist)

PALOPO, TEKAPE.co – Wakil Ketua DPRD Kota Palopo, Alfri Jamil, menegaskan komitmen lembaga legislatif di wilayah Tana Luwu untuk terus memberikan dukungan politik terhadap perjuangan pembentukan Provinsi Luwu Raya, baik melalui jalur teknis di parlemen daerah maupun dukungan nonteknis hingga ke tingkat pusat.

Menurutnya, DPRD se-Tana Luwu seharusnya dilibatkan secara aktif agar perjuangan pembentukan provinsi memiliki legitimasi politik yang kuat.

Alfri Jamil menyampaikan bahwa setidaknya dirinya bersama unsur pimpinan DPRD lainnya berharap dapat masuk dan terlibat langsung dalam perjuangan tersebut.

BACA JUGA: Blokade Mahasiswa Lumpuhkan Trans Sulawesi, Tuntutan Provinsi Luwu Raya Menggema

“Setidaknya saya dan teman-teman pimpinan di DPRD bisa masuk dan terlibat langsung. Biarpun bagaimana posisi kami di parlemen, setidaknya kami punya legitimasi dukungan politik terhadap pembentukan Provinsi Luwu Raya,” ujar Alfri.

Ia juga mengingatkan bahwa perjuangan Provinsi Luwu Raya bukanlah hal baru. Di Kota Palopo, terdapat sejumlah tokoh yang sejak awal telah menyuarakan pembentukan Provinsi Luwu Raya, khususnya melalui LSM Tana Luwu (FORTAL) pada tahun 2001, bersamaan dengan proses pembentukan Kotif Palopo menuju kota otonom.

Adapun tokoh-tokoh pejuang Provinsi Luwu Raya yang dimaksud antara lain Alm. Soenandar Latif, Alm. Harla Ratda, Baharman Supri, Alfri Jamil, Amang Usman, A. Cincing, Zirmayanto, dan Saenal Sibulo.

Dalam aspek teknis, Alfri menjelaskan DPRD memiliki peran strategis, salah satunya dengan memasukkan poin dukungan terhadap pembentukan Provinsi Luwu Raya ke dalam dokumen APBD sebagai bentuk dukungan resmi dan konkret dari lembaga legislatif.

“Dalam hal teknis di DPRD, minimal kami bisa memasukkan salah satu poin dukungan di APBD sebagai wujud dukungan perjuangan Provinsi Luwu Raya. Ini penting sebagai bukti konkret, tertulis, dan tercatat dalam sejarah bahwa DPRD pernah menjadi bagian dari perjuangan ini,” jelasnya.

Selain dukungan teknis, Alfri juga menekankan pentingnya dukungan nonteknis, terutama dukungan politik yang diarahkan ke pemerintah pusat dan DPR RI di Senayan.

“Jangan lupa, ada hal nonteknis. Dukungan politis ke Senayan juga merupakan bagian dari perjuangan untuk mewujudkan Provinsi Luwu Raya,” katanya.

Menurutnya, perjuangan pembentukan Provinsi Luwu Raya membutuhkan gerakan bersama seluruh anggota parlemen di wilayah Tana Luwu agar aspirasi masyarakat dapat tersampaikan secara kuat dan terkoordinasi di tingkat nasional.

“Maka peran anggota parlemen se-Tana Luwu harus bergerak dalam hal ini,” tegas Alfri.

Lebih lanjut, Alfri Jamil menyoroti pentingnya rekomendasi terbaru dari lembaga DPRD se-Tana Luwu sebagai dokumen resmi yang dapat dijadikan bahan dukungan politik kepada pemerintah pusat dan DPR RI di Jakarta.

“Rekomendasi DPRD se-Tana Luwu ini sangat penting sebagai penguat dukungan politis kepada pemerintah pusat dan DPR RI,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini