BBM Tembus Rp30 Ribu per Liter di Luwu Timur, Distribusi Tersendat
“Saya pantau sementara belum terlihat antrean panjang di SPBU di Luwu Timur. Kami terus berkoordinasi dengan camat dan pihak terkait,” kata dia.
Senfry menambahkan, masyarakat memahami situasi aksi unjuk rasa yang berlangsung beberapa hari terakhir.
Namun, ia berharap ada pengecualian bagi kendaraan bersifat darurat.
“Untuk hal-hal yang bersifat emergency, seharusnya bisa didahulukan. BBM sangat penting untuk operasional rumah sakit dan ambulans,” ujarnya.(*)
Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini



Tinggalkan Balasan