Tekape.co

Jendela Informasi Kita

Morowali Utara Jadi Laboratorium Lapangan 78 Calon Apoteker STIFA Pelita Mas Palu

Sekda Morowali Utara Musda Guntur bersama Ketua STIFA Pelita Mas Palu Prof. Dr. apt. Joni Tandi dan rombongan saat penerimaan 78 mahasiswa KKN Profesi Kesehatan STIFA Pelita Mas Palu di Ruang Pola Kantor Bupati Morowali Utara, Senin (5/10/2026). (ist)

MORUT, TEKAPE.co – Sebanyak 78 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Profesi Kesehatan (Farmasi) Angkatan XXV STIFA Pelita Mas Palu mulai menjalani praktik lapangan di Kabupaten Morowali Utara, Sulawesi Tengah.

Selama sekitar 40 hari, para mahasiswa calon apoteker tersebut akan ditempatkan di tujuh kecamatan dan mengikuti berbagai kegiatan yang berbasis pada program kerja puskesmas, khususnya pelayanan kefarmasian.

Para mahasiswa resmi diterima Pemerintah Kabupaten Morowali Utara dalam acara penerimaan di Ruang Pola Kantor Bupati Morowali Utara, Senin (5/10/2026).

BACA JUGA: Peresmian Rumah Oleh-Oleh Telaloa Binaan Vale, Camat Nuha Dorong Kolaborasi Perluas Pasar Produk UMKM Lokal

Rombongan mahasiswa dipimpin Ketua STIFA Pelita Mas Palu Prof. Dr. apt. Joni Tandi, M.Kes., bersama Ketua Pelaksana KKN apt. Matra Novalia Palipadang, S.Farm., M.Si., serta dosen pembimbing lapangan.

Kedatangan mereka diterima Sekretaris Daerah Kabupaten Morowali Utara Ir. Musda Guntur, MM, didampingi Kepala Dinas Kesehatan Morowali Utara Arif Paskal Pokonda, S.ST., M.Kes., dan para kepala puskesmas yang menjadi lokasi KKN.

Musda menyambut baik kehadiran mahasiswa STIFA Pelita Mas Palu di Morowali Utara.

BACA JUGA: Ketua DPRD Lutra Husain Ucapkan HUT ke-81 TNI: Profesional, Tangguh dan Dekat dengan Rakyat

Ia menilai pelaksanaan KKN profesi kesehatan tersebut menjadi bagian dari kolaborasi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi, terutama dalam memberikan pengalaman pembelajaran secara langsung kepada calon tenaga kesehatan.

“Pemerintah daerah terbuka menerima dan memfasilitasi seluruh kegiatan yang dibutuhkan selama kurang lebih 40 hari. Saya berharap teman-teman mahasiswa bisa membuka ruang dialog dan komunikasi, banyak bertanya, dan memanfaatkan kesempatan ini untuk belajar praktik profesional sebagai calon apoteker,” kata Musda.

Menurut Musda, pengalaman mahasiswa selama berada di puskesmas tidak semestinya hanya menjadi bagian dari pemenuhan kewajiban akademik.

Lebih dari itu, praktik lapangan diharapkan mampu memperluas wawasan sekaligus meningkatkan kompetensi dan keterampilan mahasiswa dalam menghadapi dunia kerja.

Karena itu, Musda meminta seluruh kepala puskesmas bersama tenaga kesehatan memberikan pendampingan selama mahasiswa menjalankan program KKN.

“Tolong dibantu anak-anak kita ini. Apa yang menjadi kebutuhan mereka dalam proses pembelajaran lapangan diharapkan bisa memberikan pengalaman, menambah wawasan, kompetensi, dan keahlian yang sangat dibutuhkan,” ujarnya.

Ia berharap proses pembelajaran tersebut dapat melahirkan calon apoteker yang tidak hanya memiliki kemampuan profesional, tetapi juga memahami kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat.

Disebar di 7 Kecamatan

Ketua Pelaksana KKN Profesi Kesehatan STIFA Pelita Mas Palu, apt. Matra Novalia Palipadang, menjelaskan 78 mahasiswa tersebut akan disebar di tujuh kecamatan di Morowali Utara.

Rinciannya, 10 mahasiswa ditempatkan di Kecamatan Mori Atas, 12 mahasiswa di Mori Utara, 12 mahasiswa di Lembo, 10 mahasiswa di Lembo Raya, 12 mahasiswa di Petasia, 10 mahasiswa di Petasia Timur, dan 12 mahasiswa di Petasia Barat.

Mereka akan menjalankan praktik di sejumlah fasilitas kesehatan, yakni Puskesmas Tomata, Puskesmas Mayumba, Puskesmas Beteleme, Puskesmas Petumbea, Puskesmas Kolonodale, Puskesmas Molino, dan Puskesmas Anutoluwu Tiu.

Matra mengatakan mahasiswa akan melaksanakan program kerja wajib maupun program kerja tambahan.

Sebagian besar kegiatan akan dipusatkan di puskesmas, terutama pada unit pelayanan kefarmasian atau apotek puskesmas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini