Tekape.co

Jendela Informasi Kita

Tahanan di Polsek Bua Diduga Dianiaya, Polisi Bantah

Kasat Reskrim Polres Luwu, AKP Jody Dharma. (ist)

LUWU, TEKAPE.co – Seorang tahanan berinisial AA (40), warga Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, diduga mengalami penganiayaan saat berada dalam tahanan Polsek Bua.

Dugaan itu disampaikan pihak keluarga setelah AA dirawat di rumah sakit dengan luka serius di bagian kaki.

AA mengklaim dipukul oleh tiga anggota polisi, salah satunya berinisial WL.

“Saya dipukuli pakai balok. Yang paling sering memukul itu WL,” kata AA, sebagaimana disampaikan oleh kakaknya, Jumiati, Sabtu 26 Juli 2025.

Jumiati menyebut adiknya mengalami patah tulang dan telah dirujuk untuk menjalani operasi.

“Kami bawa ke rumah sakit setelah tahu kakinya patah. Sekarang menunggu tindakan operasi,” ujarnya.

Merasa ada pelanggaran hukum, keluarga AA berencana melaporkan kejadian tersebut ke Seksi Pengamanan Internal (Paminal) Polres Luwu.

“Kami ingin keadilan. Polisi harusnya melindungi, bukan menyakiti,” kata Jumiati.

Menanggapi laporan itu, Kasi Propam Polres Luwu, AKP Mirwan Herlambang mengatakan, pihaknya telah menindaklanjuti informasi tersebut.

“Kanit Paminal sudah saya perintahkan untuk mengumpulkan data awal di Polsek Bua,” ujar Mirwan.

Namun versi berbeda disampaikan oleh Kasat Reskrim Polres Luwu, AKP Jody Dharma. Ia menyebut AA mengalami luka berat akibat aksi main hakim sendiri oleh warga.

“AA ditangkap warga saat mencuri aki mobil di Dusun Pariama, Desa Tanarigella, Kamis dini hari, 24 Juli 2025. Saat tiba di Polsek, kondisi fisiknya sudah dalam keadaan babak belur,” kata Jody.

AA diketahui merupakan residivis yang baru beberapa bulan keluar dari lembaga pemasyarakatan.

Ia kini kembali tersangkut dalam sejumlah kasus pencurian di wilayah Luwu dan Palopo, termasuk pencurian motor di Desa Pabbarassang (25 Maret 2025), aki mobil di Tanarigella (24 Juli 2025), serta ponsel di sebuah SPBU di Kota Palopo.

“Patah tulang pada kaki diduga akibat dianiaya warga, bukan karena perlakuan anggota di Polsek,” ujar Jody.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini