Waspada Produk tak Layak Konsumsi di Rantepao, Tim Terpadu Torut Temukan Sejumlah Mamin Kadaluarsa

RANTEPAO, TEKAPE.co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Toraja Utara (Torut), melalui Dinas Ketahanan Pangan bersama beberapa OPD/SKPD menyisir sejumlah minimarket di Rantepao, Torut.

Penyisiran tim terpadu itu dalam rangka pengawasan bahan makanan dan makanan olahan, baik pangan segar asal tumbuhan, makanan olahanan mengandung formalin dan makanan olahan layak jual di enam titik.

Hasil Sidak tim terpadu, menemukan sejumlah produk makanan dan minuman (mamin) telah kadaluarsa (expired), sehingga tak layak dikonsumsi.

Produk tak layak konsumsi itu diperintahkan kepada pengelola toko dan karyawan, untuk mengumpulkan hasil temuan tersebut, untuk ditukarkan atau dimusnahkan.

Kepala Bagian (Kabag) Perekonomian Sekretariat Daerah Toraja Utara, Maraya mengatakan, dari beberapa toko dikunjungi telah ditemukan produk makanan dan minuman yang kadaluarsa dan telah diperintahkan kepada pengelola untuk mengumpulkan produk yang sudah expired.

“Ini kita lakukan agar masyarakat dapat mengkonsumsi bahan segar maupun olahan menjelang perayaan hari natal dan tahun baru, disisi lain menjaga stabilitas harga pasar agar tidak ada pedagang yang mempermainkan harga menjelang Nataru,” ujar Maraya.

Sementara Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan Toraja Utara, Semuel S Rompon, menjelaskan tujuan kegiatan bagaimana melindungi masyarakat mengkonsumsi bahan segar maupun olahan menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru).

“Dilakukan pengawasan terhadap perkembangan harga, khususnya jelang Nataru guna melindungi spekulasi harga sehingga turunlah tim untuk mengawasi stabilitas harga di pasar tradisional dan pasar modern,” terang Semuel.

Enam target dikunjungi tim terpadu yakni pasar tradisional bolu, pasar pagi, pasar sore, pasar modern (Alfamidi, Indomaret, Mitra Bungkang) dan pengusaha besar yang bergerak di bidang pangan.

Kegiatan itu merupakan instruksi Bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang untuk memastikan makanan jelang Nataru agar berkualitas dan aman dikonsumsi masyarakat. (*/arlin)

Komentar