Wabup Djira Wanti-wanti Ancaman Kebakaran di Morut, ASN dan Warga Diminta Waspada
MORUT, TEKAPE.co – Wakil Bupati Morowali Utara H. Djira K., S.Pd., M.Pd., mengingatkan seluruh aparatur pemerintah dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) maupun kebakaran permukiman yang berpotensi meningkat akibat kondisi cuaca kering.
Pesan tersebut disampaikan Wabup Djira saat memimpin Apel Pagi Pemerintah Kabupaten Morowali Utara di Pelataran Kantor Bupati Morowali Utara, Senin pagi (7/9/2026).
Dalam arahannya, Djira menegaskan bahwa ancaman kebakaran tidak hanya terjadi di kawasan hutan dan lahan, tetapi juga dapat melanda rumah warga dan permukiman penduduk.
Berdasarkan laporan Satuan Pemadam Kebakaran, sejak Januari hingga pertengahan Agustus 2026 telah terjadi lebih dari 30 peristiwa kebakaran di Morowali Utara. Dari jumlah tersebut, 18 kejadian terjadi sepanjang Agustus dan lima di antaranya merupakan kebakaran rumah warga.
“Kebakaran bukan hanya terjadi di hutan dan lahan, tetapi juga dapat mengancam rumah dan permukiman masyarakat. Karena itu, saya mengajak seluruh ASN dan masyarakat untuk lebih berhati-hati serta mematuhi seluruh imbauan pemerintah dalam menghadapi kondisi cuaca saat ini,” kata Djira.
Ia mengatakan, Pemerintah Kabupaten Morowali Utara telah menindaklanjuti arahan dan hasil koordinasi terkait penanganan karhutla melalui berbagai langkah.
Di antaranya dengan menerbitkan surat edaran dan instruksi kepada seluruh perangkat daerah hingga pemerintah desa untuk terus mengedukasi masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.
Selain mengingatkan soal ancaman kebakaran, Djira juga mengajak seluruh ASN untuk tetap menjaga semangat pelayanan publik, memperkuat kerja sama, serta memaksimalkan kinerja di tengah berbagai keterbatasan yang ada.
“Mari kita memberikan kemampuan terbaik untuk daerah ini. Semua pihak adalah potensi positif yang harus dirangkul dan diberdayakan demi keberhasilan pembangunan serta pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Apel pagi tersebut diikuti para pejabat dan ASN lingkup Pemerintah Kabupaten Morowali Utara.
Kegiatan itu sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat disiplin, koordinasi, serta kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai tantangan pelayanan dan kebencanaan di daerah.
(Int_ mcdd /Lny /Ryo)





Tinggalkan Balasan