Video Bupati Morowali Minta Honorer Dipanggil Kembali Tuai Apresiasi Publik
MOROWALI, TEKAPE.co – Pernyataan Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf terkait kebijakan terhadap tenaga honorer menjadi perhatian luas di media sosial.
Melalui unggahan di akun TikTok resminya, @iksanbaharudin, Iksan menyampaikan sikap tegas menolak kebijakan merumahkan honorer dan meminta agar tenaga yang sudah dirumahkan segera dipanggil kembali.
Video berdurasi sekitar satu menit 15 detik itu diunggah pada Rabu (21/1/2026) dan telah ditonton lebih dari 175 ribu kali.
BACA JUGA: Mendarat Malam Hari di Makassar, Jokowi Hadiri Rakernas PSI
Dalam tayangan tersebut, Iksan menyampaikan pernyataannya saat memberikan amanat dalam sebuah apel.
“Saya tidak ingin merumahkan yang namanya honorer. Yang sudah dirumahkan, panggil lagi,” ujar Iksan dalam video tersebut.
Unggahan itu mendapat respons positif dari warganet.
BACA JUGA: RPJMD Palopo 2026–2029 Disetujui, Eksekutif–Legislatif Klaim Sinergi
Banyak pengguna media sosial menilai sikap Iksan mencerminkan kepemimpinan yang terbuka dan berpihak pada tenaga honorer, yang selama ini kerap terdampak kebijakan penataan pegawai di berbagai daerah.
Sejumlah komentar memberikan apresiasi terhadap langkah tersebut.
Akun @husinhasibuan0 menulis, “Jarang ada kepala daerah yang mau terbuka soal persoalan honorer.”
Sementara akun @aminalby_8717 menilai sikap itu sebagai bentuk kepedulian terhadap nilai kemanusiaan.
Tak sedikit pula warganet yang mengungkapkan kekaguman terhadap kepemimpinan Iksan hingga berseloroh ingin pindah domisili ke Morowali.
Beberapa komentar di antaranya datang dari akun @anotherdun, @iam_endahps, dan @andiiiuunn.
Viralnya pernyataan tersebut menyoroti kembali persoalan tenaga honorer yang masih menjadi isu di banyak daerah.
Sikap Iksan dinilai menegaskan pentingnya mempertimbangkan aspek kesejahteraan dan keberlanjutan pelayanan publik dalam setiap pengambilan kebijakan pemerintahan daerah.
(Fid)



Tinggalkan Balasan