oleh

Sempat Dihentikan, Tambang Emas Diduga Ilegal di Desa Kadundung Kembali Beroperasi

LUWU, TEKAPE.co – Aktivitas penambangan emas ilegal yang ada di Desa Kadundung Kecamatan Latimojong masih beroperasi.

Tambang ini merupakan tambang yang sudah pernah dihentikan namun masih tetap melakukan aktivitas.

Tambang yang dinilai sangat merusak lingkungan dan berpotensi akan menimbulkan banjir bandang apa lagi sekarang musim hujan mulai datang.

Nampak jelas dari aktivitas tambang liar ini menimbulkan kekeruan air dari galian yang dilakukan oleh tambang ini.

Anggapan masyarakat bahwa keruhnya air dari atas selalu di akibatkan oleh perusahaan tambang emas PT. Masmindo padahal ini jelas terlihat bahwa aliran sungai yang melewati Desa Kadundung keatas air masih tetap jernih.

Sehingga penyebab keruhnya air diakibatkan oleh adanya tambang emas yang ilegal yang dikelolah secara ilegal. Tambang emas ini tetap melakukan aktivitas dibiarkan oleh pemerintah setempat.

Menanggapi hal itu Ketua Forum Pemuda Pemantau Kinerja Eksekutif dan Legislatif (FP2KEL), Ismail Ishak, mendesak kepada Badan Lingkungan Hidup serta Anggota DPRD Luwu untuk turun meninjau aktifitas penambangan liar tersebut.

“Bila perlu Dinas terkait menghentikan aktivitas tambang galian emas ilegal ini, apalagi tambang emas ilegal ini menggunakan alat berat jenis  ekscavator untuk mengeruk tanah dan bebatuan. Karena jelas dengan adanya tambang-tambang emas ilegal seperti ini akan merusak sempadan sungai, air sungai yang keruh dan sedimentasi,” ujarnya, Rabu, 15 Januari 2020. (Ham)

Komentar

Berita Terkait