Satlantas Polres Palopo Bekali Personel TNI Safety Riding, Tekankan Bahaya Berkendara Saat Mengantuk
PALOPO, TEKAPE.co – Keselamatan berkendara menjadi perhatian Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Palopo.
Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan Safety Riding dan Safety Driving yang menyasar personel Subdenpom dan Kodim, Rabu (2/9/2026).
Kegiatan digelar di Aula Subdenpom Palopo. Kasat Lantas Polres Palopo AKP Deny Kurniawan hadir langsung sebagai pemateri dalam kegiatan tersebut.
BACA JUGA: Hari Jadi ke-87 Polwan , Kapolres Jember Soroti Peran Perempuan di Tengah Tantangan Polri
Para personel TNI mendapatkan pembekalan terkait berbagai aspek yang perlu diperhatikan sebelum maupun saat mengemudikan kendaraan.
Edukasi tidak hanya menyasar pengendara sepeda motor, tetapi juga personel yang menggunakan kendaraan roda empat.
Sejumlah materi keselamatan diberikan, mulai dari kewajiban menggunakan helm SNI dan perlengkapan berkendara, mengecek kondisi kendaraan sebelum digunakan, hingga menjaga konsentrasi selama perjalanan.
BACA JUGA: Kursi DPR RI Warisan RMS Masih Kosong, Syaharuddin Alrif: Tunggu Keputusan DPP NasDem
Personel juga diingatkan pentingnya menggunakan sabuk pengaman, menjaga jarak aman dengan kendaraan lain, serta tidak mengemudi secara agresif.
Selain itu, kondisi tubuh juga menjadi perhatian. Pengendara diingatkan untuk tidak memaksakan diri berkendara ketika mengantuk karena dapat meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan.
Kasat Lantas Polres Palopo AKP Deny Kurniawan mengatakan, kegiatan tersebut merupakan langkah preventif untuk membangun kesadaran sekaligus kedisiplinan berlalu lintas, terutama di lingkungan TNI dan keluarganya.
“Kami mengimbau seluruh personel untuk selalu mengutamakan keselamatan, mematuhi aturan lalu lintas dan memastikan kondisi kendaraan layak digunakan. Dengan disiplin berkendara, kita dapat menekan angka kecelakaan serta fatalitas korban di lingkungan TNI dan keluarganya,” ujar AKP Deny Kurniawan.
Melalui kegiatan ini, Satlantas Polres Palopo berharap pesan keselamatan tidak berhenti pada personel yang mengikuti pembekalan.
Kesadaran tersebut diharapkan turut diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga tercipta kebiasaan berkendara yang aman, tertib dan bertanggung jawab, baik bagi personel maupun keluarganya. (*)





Tinggalkan Balasan