Rumah Kades Padang Kalua Dilempari Batu dan Bom Molotov, Polres Luwu Selidiki Pelaku
LUWU, TEKAPE.co – Rumah Kepala Desa Padang Kalua, Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, diserang orang tak dikenal dengan lemparan batu dan botol berisi bahan bakar diduga bom molotov pada Kamis dini hari, sekitar pukul 03.40 WITA.
Polisi menduga aksi tersebut berkaitan dengan rentetan tawuran antar kelompok pemuda yang terjadi sebelumnya.
“Dilempari batu dengan sejenis bom molotov (botol yang berisi bensin),” ujar, Kasi Humas Polres Luwu, Iptu Jacobus.
BACA JUGA: Rumah Kades Padang Kalua Diduga Dilempari Bom Molotov oleh OTK
Menurut polisi, insiden terjadi setelah personel gabungan Polres Luwu, Polsek Bua, dan Brimob melakukan patroli serta berjaga di lokasi hingga pukul 03.00 WITA. Situasi tersebut diduga dimanfaatkan salah satu kelompok yang sebelumnya terlibat konflik.
“Maka diduga salah satu kelompok yang bertikai memanfaatkan kesempatan tersebut dengan mendatangi lokasi itu dan memancing warga Desa Padang Kalua untuk keluar. dimna salah satu saksi mendengar teriakan bahwa ‘keluarko kalau tidak saya bakar rumah kepala Desamu’ namun provokasi tersebut dapat di redam oleh warga agar tidak melakukan aksi balasan sehingga aksi tawuran tidak terjadi,” ungkapnya, dari keterangan yang diterima media.
Menurut kepolisian, Penyerangan itu merupakan rangkaian dari bentrokan antar pemuda sehari sebelumnya. Tawuran pecah pada Rabu, 28 Januari 2026, sekitar pukul 22.30 WITA, di lampu lalu lintas Kecamatan Bua.
Bentrokan melibatkan pemuda Desa Tanarigella dengan kelompok Desa Padang Kalua dan Desa Barowa.
“Adapun kronologis kejadian yaitu aksi tawuran ini bermula dari permasalahan sebelumnya yang sempat terjadi dan telah dilakukan upaya perdamaian antara kedua belah pihak di Polsek Bua yang disaksikan oleh Kapolsek Bua, Camat Bua dan aparat Desa setempat,” ujarnya.
“Namun diduga masih terdapat pihak yang belum sepenuhnya menerima hasil perdamaian tersebut sehingga kembali terjadi aksi provokasi yang memicu terjadinya tawuran susulan antar kedua kelompok pemuda tersebut,” tambahnya.
BACA JUGA: Rumah Kades Padang Kalua Diduga Dilempari Bom Molotov, Karang Taruna Desak Polisi Tangkap Pelaku
Sebelum tawuran, sekitar pukul 21.30 WITA, seorang warga Tanarigella berinisial A (36) terluka terkena busur panah di paha kanan. Terduga pelaku adalah pria berinisial D dari Desa Barowa.
Ia mengatakan inilah yang memicu kembali tawuran terjadi Pada Hari Rabu kerena saudara inisial D mendatangi Warga Tanarigella dan melakukan Pembusuran sehingga mengenai saudara inisial A.
Untuk mencegah konflik meluas, aparat keamanan dikerahkan. Sekitar pukul 03.40 WITA, sebanyak 40 personel Brimob Batalyon D Pelopor Polda Sulsel tiba di lokasi untuk memperkuat pengamanan.
“Pada hari Kamis Sekitar Pukul pukul 03.40 WITA, personel Brimob Batalyon D Pelopor Polda Sulsel sebanyak sekitar 40 (empat puluh) personel tiba di lokasi kejadian untuk memberikan back-up pengamanan dan pengendalian massa,” jelasnya.
Tim gabungan Brimob dan Polres Luwu kemudian melakukan penyisiran di kedua kubu. Polisi mengamankan terduga pelaku pembusuran berinisial D di rumahnya dan menahannya di Polres Luwu.
Sementara itu, pelaku pelemparan rumah kepala desa masih dalam penyelidikan.
“Untuk Pelemparan Rumah Kepala Desa yang terjadi Tadi Subuh Pelakunya semntra dalam Penyelidikan dan Perkembangannya Akan Kami Sampaikan kepada Rekan-rekan,” jelas Kasi Humas Polres Luwu, Iptu Jacobus. (*)



Tinggalkan Balasan