Rampung se Lutim, Penyaluran Kartu ATM Lansia Berakhir di Burau
BURAU, TEKAPE.co – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) merampungkan penyaluran Kartu ATM Lansia di Kecamatan Burau, Rabu (24/12/2025).
Kegiatan ini menjadi tahap akhir pendistribusian bantuan bagi warga lanjut usia di wilayah tersebut.
Penyaluran dilakukan di dua titik layanan, yakni Aula Kantor Kecamatan Burau dan Aula Kantor Desa Jalajja, guna menjangkau seluruh lansia dari 18 desa di Kecamatan Burau.
Di Aula Kantor Kecamatan Burau, bantuan disalurkan kepada lansia yang berasal dari Desa Lewonu, Laro, Lanosi, Lambara Harapan, Asana, Bone Pute, Batu Putih, Lumbewe, Burau Pantai, Burau, Laowu, dan Lagego.
Sementara di Aula Kantor Desa Jalajja, penyaluran diperuntukkan bagi lansia dari Desa Jalajja, Cendana, Kalatiri, Babonta, Lambarese, dan Benteng.
JF Bidang Rehabilitasi Sosial Dinsos PPPA Luwu Timur, Adefatmah, mengatakan bahwa penyaluran ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk memastikan program bantuan sosial dapat diterima langsung oleh sasaran tanpa hambatan.
“Ini adalah hari terakhir penyaluran di Kecamatan Burau. Kami ingin memastikan seluruh lansia penerima manfaat memperoleh kartu ATM sebagai sarana penyaluran bantuan yang lebih aman dan mudah,” jelasnya.
Ia menambahkan, sistem layanan jemput bola dengan mendatangkan pihak perbankan ke tingkat kecamatan dilakukan agar lansia tidak terbebani jarak maupun biaya transportasi.
Apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut disampaikan oleh Operator SIKS-NG Desa Burau, Sarni. Menurutnya, kolaborasi antara Dinsos PPPA dan Bank Sulselbar sangat membantu pemerintah desa serta masyarakat.
“Pelayanan langsung di aula kecamatan sangat memudahkan warga, terutama lansia. Mereka tidak perlu lagi ke bank yang jaraknya cukup jauh dari desa,” ujarnya.
Sarni juga berharap agar Program Kartu ATM Lansia dapat terus berlanjut dan menjangkau seluruh lansia di Kabupaten Luwu Timur.
“Harapan kami, seluruh lansia di Luwu Timur bisa merasakan manfaat program ini secara merata sehingga tidak menimbulkan kecemburuan sosial,” tutupnya. (hms)



Tinggalkan Balasan