Pulang dari Pesparawi XIV, Kontingen Morowali Utara Bawa Kenangan Persaudaraan dari Manokwari
MANOKWARI, TEKAPE.co – Bagi Kontingen Kabupaten Morowali Utara, ajang Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV di Manokwari, Papua Barat, bukan sekadar kompetisi paduan suara.
Lebih dari itu, perjalanan tersebut menjadi ruang perjumpaan yang meninggalkan kesan mendalam tentang persaudaraan, keramahan, dan semangat kebersamaan yang mereka rasakan selama berada di Kota Injil.
Berbagai pengalaman dibawa pulang oleh rombongan, mulai dari keramahan masyarakat, cita rasa kuliner khas Papua, manisnya buah-buahan lokal, hingga kesempatan menyusuri destinasi wisata rohani yang menjadi bagian penting dalam sejarah masuknya Injil di Tanah Papua.
BACA JUGA: Unik! Balap Motor Angkut Gabah Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80 di Morowali
Rasa syukur juga disampaikan kepada keluarga besar Wakapolres Morowali Utara, Kompol Charles B.N. Karimar, yang memberikan sambutan hangat dan jamuan penuh kekeluargaan selama kegiatan berlangsung.
Selain itu, apresiasi turut diberikan kepada Kantor Sekretariat Jenderal DPD RI Papua Barat, seluruh panitia, relawan, aparat keamanan, pemerintah daerah, serta masyarakat Manokwari yang dinilai telah menyambut seluruh kontingen Pesparawi Nasional XIV dengan penuh kasih dan sukacita.
Bupati Morowali Utara, Delis Julkarson Hehi mengatakan, pengalaman selama berada di Manokwari memberikan kesan yang sulit dilupakan.
BACA JUGA: Bupati Morowali Utara Bertemu Gubernur Papua Barat dan Sulut di Sela Pesparawi Nasional XIV
“Manokwari mengajarkan kami bahwa kerukunan, pelayanan dan kasih dapat dirasakan dalam setiap senyuman masyarakatnya,” ujar Delis.
“Terima kasih telah menerima kami sebagai saudara. Semoga Tuhan memberkati Manokwari dan seluruh Tanah Papua,” pungkasnya.
Hal senada disampaikan Ketua Kontingen Morowali Utara pada Pesparawi Nasional XIV, Febriyanthi Hongkiriwang yang juga Anggota DPD RI daerah pemilihan Sulawesi Tengah.
Menurut dia, keikutsertaan dalam Pesparawi tidak hanya menghadirkan pengalaman sebagai peserta, tetapi juga mempererat persaudaraan antardaerah.
“Kami datang sebagai peserta, namun pulang membawa persahabatan dan kenangan yang akan selalu kami kenang. Terima kasih Manokwari, Kota Injil, atas kehangatan, pelayanan, dan kasih yang menyatukan anak-anak bangsa dalam harmoni,” kata Febriyanthi.
Di penghujung kegiatan, kontingen Morowali Utara berpamitan dengan penuh harapan agar tali persaudaraan yang terjalin selama Pesparawi tetap terpelihara.
Mereka juga menyampaikan doa agar damai sejahtera senantiasa menyertai Manokwari sebagai Kota Injil dan seluruh masyarakat Papua Barat.
Kontingen Morowali Utara pun mengajak seluruh peserta untuk kembali bertemu pada Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XV yang dijadwalkan berlangsung di Sulawesi Tengah pada 2029. (*)





Tinggalkan Balasan